Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Blog multiply.com


1335968100484952058

Wahai Teman-teman Guru, Ikutan Lomba Blog Yuk!

Dalam rangka memperingati hari Pendidikan nasional dan kebangkitan nasional yang jatuh pada 2 Mei, dan 20 Mei 2012, Blog pendidikan wijayalabs.com kembali menyelenggarakan lomba menulis atau kompetisi blog kedua yang mengangkat tema “Peran Guru dalam Mewujudkan Keadilan Pendidikan Secara Nasional, dan bangkitnya para guru untuk mengkampanyekan gerakan guru menulis dan melek internet”.

Hal yang diharapkan dari lomba blog pendidikan ini adalah para guru yang telah memiliki blog pribadi di internet atau blog keroyokan di kompasiana dapat lebih menyadari perannya sebagai guru dan dapat ikut berpartisipasi dalam mewujudkan masyarakat berpengetahuan. Para gurupun diharapkan dapat menularkan pengetahuannya kepada guru lainnya melalui blog yang dikelolanya dengan baik.

1335968257694013532

Peserta lomba diwajibkan memiliki buku menjadi guru tangguh berhati cahaya karya wijaya kusumah

1.      Persyaratan Peserta

  • Semua guru yang berdomisili di Indonesia. Baik guru PNS atau Non PNS
  • Memiliki blog pribadi atau blog keroyokan kompasiana di internet
  • Telah memiliki buku menjadi Guru Tangguh Berhati Cahaya karya Wijaya Kusumah (Omjay)
  • Blog yang diikutsertakan tidak dibatasi pagerank, lama aktif, atau jumlah postingan sebelumnya.
  • Peserta tidak dipungut biaya registrasi.

2.      Ketentuan Tulisan

  • Tulisan dapat dibuat dalam bentuk esei atau narasi.
  • Panjang tulisan minimal 750 kata dalam bahasa Indonesia. Gaya bahasa bebas-santai-informal, tidak harus yang baku-formal.
  • Tulisan tidak menyinggung SARA.
  • Lebih bagus bila ada foto dan gambar ilustrasi
  • Keyword atau kata kunci  “Peran Guru dalam Mewujudkan Keadilan Pendidikan Secara Nasional”, dan “bangkitnya para guru” untuk mengkampayekan gerakan “guru menulis” dan “melek internet”
  • Tulisan wajib menyertakan minimal 3 (tiga) backlinks ke url/situs/blog http://www.wijayalabs.com

Isi tulisan yang diikutsertakan minimal dapat menjelaskan:

  1. Bagaimana peran guru dalam mewujudkan keadilan pendidikan secara nasional?
  2. Menceritakan kebangkitan para guru dalam mengkampanyekan gerakan guru menulis dan melek internet
  3. Kenapa saya mau jadi guru di era globalisasi saat ini?
  4. Apa yang anda dapatkan dari buku menjadi guru tangguh berhati cahaya?
  5. Apa harapan dan opini guru mengenai peranan blog wijayalabs.com sebagai media blog pendidikan?

3.      Teknis Registrasi

  • Menulis dan memposting artikel kontes blogging dalam blog guru yang sesuai dengan ketentuan tulisan.
  • Pendaftaran artikel blog dimulai tanggal 2 Mei 2012 sampai 31 Mei 2012 dengan mengirimkan tautan (link) artikel blog (bukan hanya url homepage blog) dan biodata peserta ke alamat email wijayalabs@wijayalabs.com
  • Biodata peserta minimal berisi nama lengkap, alamat email, dan no telpon/ponsel yang dapat dihubungi.
  • Tiap peserta diperbolehkan mengikutsertakan lebih dari satu blog pribadi miliknya.
  • Aktifkan fitur komentar pada blog/artikel anda. Promosikan seluas-luasnya artikel anda melalui facebook, twitter, atau media sosial lainnya.

4.      Penilaian Lomba Blog

  • Kompetisi menggunakan sistem kontes blogging semi SEO yang memadukan antara kualitas tulisan dengan tingkat popularitas di search engine atau mesin pencari.
  • Tautan artikel yang diambil untuk dinilai tim juri adalah artikel yang sesuai dengan ketentuan tulisan dan  muncul pada urutan 20 (dua puluh) teratas berdasarkan halaman hasil pencarian di google.co.id dengan kata kunci   “Peran Guru” dalam “Mewujudkan Keadilan Pendidikan” Secara Nasional”, dan “bangkitnya para guru” untuk mengkampayekan gerakan “guru menulis” dan “melek internet” pada tanggal 31 Mei 2012 pukul 23.00 WIB.
  • Isi artikel harus dapat menjelaskan dengan mudah dan santun tentang jawaban yang diharapkan dari Pertanyaan Umum di atas.
  • Originalitas tulisan.
  • Keterkaitan dengan tema.
  • Kualitas dan kuantitas komentar pembaca pada artikel yang dilombakan akan menjadi nilai tambah.
  • Ada waktu 5 hari untuk mengecek atau menyanggah apakah tulisan copy paste, setelah pengumuman pemenangnya. Jika diketahui dari hasil cross cek artikel pemenang adalah hasil copy paste maka pemenang akan diganti.
  • Keputusan Juri tidak dapat diganggu gugat.
  • Nama pemenang akan diumumkan di  bulan Juli 2012, dan akan diumumkan dihttp://wijayalabs.com

5.      Hadiah Kontes Blogging atau lomba blog Pendidikan Wijaya Kusumah

Tiga orang pemenang utama akan mendapatkan hadiah:

  1. Juara pertama mendapatkan uang Rp. 1.000.000,- + buku yang disusun oleh wijaya kusumah + Sertifikat + domain+hosting untuk website berbayar dengan kapasitas 300 MB dari PT. Excellent Infotama Kreasindo.
  2. Juara kedua mendapatkan uang Rp. 750.000,- + buku yang disusun oleh wijaya kusumah + Sertifikat + domain+hosting untuk website berbayar dengan kapasitas 300 MB dari PT. Excellent Infotama Kreasindo..
  3. Juara ketiga mendapatkan uang Rp. 500.000,- + buku yang disusun oleh wijaya kusumah + Sertifikat + domain+hosting untuk website berbayar dengan kapasitas 300 MB dari PT. Excellent Infotama Kreasindo.
6.      Dewan Juri Lomba

7.      Pendukung Kompetisi

  • Penerbit Indeks
  • Sponsor http://www.excellent.co.id/
  • Ikatan Guru Indonesia Wilayah Bekasi
  • Komunitas Blogger Bekasi
  • Donatur
  • Sponsor lainnya yang tertarik memberikan hadiah lomba blog

8.      Informasi Kompetisi blog

Info lengkap dapat mengunjungi http://www.wijayalabs.com dan contact person sebagai berikut:

  • Wijaya Kusumah (hp. 0815-915-5515)
  • Dahli Ahmad (hp. 082117923273)
  • Yulef dian (hp. 02136046818
Facebook         : wijayalabs
Twitter             : @wijayalabs (follow me di twitter)
Email                :  wijayalabs@wijayalabs.com


Blog EntryMay 1, '12 4:12 AM
for everyone

Berbagi Rahasia Menulis Buku di Acara Intip Buku


REP | 28 April 2012 | 23:25 Dibaca: 106   Komentar: 60   2 dari 2 Kompasianer menilai aktual

133563026719009425

Para nara sumber di Acara Intip Buku

Sabtu, 28 April 2012 ruangan aula serbaguna menara Syafrudin Prawiranegara dipenuhi oleh 230 orang peserta acara intip buku. Acara ini terselenggara berkat dukungan IB perbankan syariah yang telah menyediakan ruangan, doorprize, dan konsumsi untuk peserta secara gratis.

Panitia dari meetpro yang dipimpin oleh mas Yulef Dian mampu melayani peserta dengan baik. Mulai dari meja registrasi peserta sampai pemberian sertifikat untuk peserta. Tim Islamic Banking (IB) perbankan syariah yang luar biasa diwakili oleh pak Sukria, dan mbak Yuri. Berkat kekompakan tim panitia dan tim sponsor, acara ini dapat berjalan dengan meriah, dan meninggalkan kesan yang mendalam di hati para peserta intip buku yang kebanyakan para guru.

1335645370781767152

Peserta Intip Buku Mendengarkan Rahasia Menulis dari Para Nara Sumber

Tak ada kata lain selain ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung acara intip buku menjadi sebuah ikon baru dalam dunia perbukuan kita. Intip buku adalah sebuah acara yang diperuntukkan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan menulis kepada khalayak ramai, sehingga mereka yang hadir terinspirasi untuk segera menulis buku sebelum mati.

13357032121284366824

Berfoto Bersama Usai Acara Intip Buku

Tak kuasa saya menahan haru, kepada para nara sumber dan bintang tamu yang telah mengisi acara intip buku yang pertama ini. Ke depan acara ini akan menjadi tradisi dalam membudayakan virus menulis di kalangan guru dan juga profesi lainnya. Para kompasianer yang telah menulis buku diharapkan mampu berbagi ilmu tentang kepenulisan kepada kompasianer lainnya. Oleh karenanya saya mengucapkan terima kasih kepada Teh pipiet senja, bang Julianto Simanjuntak, bang Ahmad Sidiq, Mbak Winda Krisnadefa dari kampung Fiksi, Kang Agus Hermawan, bang Nusa Putra, Mas Arif dari Edumedia, siapa lagi ya?? (lupa) yang telah menyumbangkan bukunya sebagai doorprize di acara intip buku. Semoga Allah membalas semua budi baiknya. Amin.

13356455561843147197

Kang Pepih Mencerikan pengalamannya dalam dunia tulis menulis

Terima kasih tak terhingga saya sampaikan kepada kang Pepih Nugraha yang telah membocorkan rahasia untuk mampu menulis, dan terpilih oleh redaksi dalam kolom opini kompas cetak di halaman 6. Pengalaman kang pepih yang segudang membuat kami terdiam dan takjub akan matangnya pengalaman beliau dalam dunia tulis menulis. Dunia orang biasa yang mampu eksis menulis karena terbiasa menulis. Nulis bareng pepih di facebook membuat saya semakin mengenal dunia tulis menulis.

13357039731835698974

Kang Pepih Bercerita tentang Pengalamannya Menulis

Saya pun terpana melihat kemampuan seorang mahasiswa yang mampu menulis buku yang berjudul menjadi jurnalis itu gampang. Imam fr Kusumaningati mampu memotivasi peserta untuk membuat buku dan menerbitkannya. Pembawaannya yang kalem membuat kami yang hadir tersentuh dengan apa yang disampaikan. Pokoknya cool banget deh!

13356474461248759545

Imam FR Kusumaningati, Penulis Buku Jadi Jurnalis itu Gampang!

Lebih mengharukan adalah ketika mendengarkan secara langsung kisah nyata dari mas Taufiq Efendi menjadi buta. di usia remaja, beliau kehilangan penglihatannya. Hanya air mata yang bisa dilakukannya, karena semua menjadi gelap. Apa yang disampaikan Mas Taufiq membuat saya semakin termotivasi untuk terus belajar. Mereka yang tak memiliki penglihatan saja mampu berprestasi. Kenapa kita yang melek justru frustasi?

Dipandu oleh blogger gaek Amril Taufik Gobel atau Daeng Battala membuat suasana sesi satu intip buku semakin hidup dan memberikan pencerahan kepada semua peserta yang hadir. Mereka pun berbondong-bondong untuk bertanya kepada para nara sumber intip buku. Terus terang saya berterima kasih kepada para penanya dengan memberikan doorprize buku kepada para peserta yang bertanya.

1335645791478875459

Peserta Banyak yang Mengacungkan Tangan untuk Bertanya

Satu hal yang membanggakan adalah kehadiran pak Prayitno Ramelan dalam acara intip buku. Beliau berbagi rahasia pengalamannya menulis dan menerbitkan buku. Katanya, menulis membuatnya untuk selalu berpikir kritis dan menghindari lupa. Banyak tulisan pak Pray di kompasiana dan blog pribadinya dibaca banyak orang. Beliau menulis diniatkan untuk ibadah.

1335646459487735729

Sambutan Pak Prayitno Ramelan di Acara Intip Buku

Di sesi kedua lebih meriah lagi. Setelah sambutan dari pak Sukria dari IB perbankan syariah, mas Johan Wahyudi maju memberikan pengalamannya menulis dan menerbitkan buku pelajaran. Guru Bahasa Indonesia di Sragen ini banyak memancing tawa peserta karena diberi waktu hanya 15menit saja. Pembawaannya yang enerjik, dan stamina yang prima membuat Johan Wahyudi mampu menyihir peserta dalam presentasinya.

1335646328455556418

Johan Wahyudi Menyihir Peserta Intip Buku

Mas Isjet, admin kompasiana menjelaskan lebih detil apa itu kompasiana, dan beberapa penghargaan yang sudah diraihnya. Kebetulan, banyak sekali peserta dari guru yang belum bergabung di kompasiana.com. Mas Isjet memaparkan secara singkat keunggulan ngeblog di kompasiana dan bagaimana registrasinya. Kompasiana adalah situs yang menampung tulisan warga dari berbagai segmen latar belakang dan profesi, serta dengan beragam corak maupun tema tulisan. Prinsip utama Kompasiana adalah menjadi media yang menampilkan buah pikiran, aspirasi, pendapat maupun gagasan warga untuk memajukan kehidupan bersama. Keriuhan dan keramaan di kompasiana membuat kompasiana mendapatkan penghargaan sebagai blog jurnalis warga di Asia Tenggara.

13356468931079888072

Para Nara Sumber di Sesi Kedua Acara Intip Buku

Sebagai penutup, omjay memberikan sedikit motivasi tentang manfaat menulis. Banyak hal kita dapatkan dari menulis. Termasuk perjalanan omjay ke pelosok nusantara yang didapat dari hasil menulis. Omjay banyak diundang ke berbagai daerah karena menulis buku. Acara tak terasa selesai, dan kang Agus Hermawan sebagai moderator memberikan waktunya kepada MC acara, Mbak Mira.

13356577281067440299

Sumber foto: Babeh Helmi

Akhirnya, saya harus berterima kasih kepada semua peserta yang telah hadir dalam acara intip buku. Semoga dapat saling memotivasi kita untuk selalu bersemangat menulis. Buatlah buku sebelum ajal menjemputmu. Buatlah buku untuk menuju keabadian. Selamat Berkarya!

1335646171270144006

Omjay Bernarsis Ria di Menara Syafrudin

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Kaukus Perempuan Parlemen se-Indonesia dan Pendidikan

Pagi ini saya menghadiri sebuah acara yang sangat menarik, yaitu memberi presentasi tentang masalah pendidikan pada acara Konsolidasi Nasional Jaringan Kaukus Perempuan Parlemen se-Indonesia, di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta. Saya tampil tandem dengan Prof Fasli Jalal, mantan Wamendikbud, untuk bicara masalah pendidikan dengan dihadiri oleh sekitar 30-an peserta dari berbagai daerah termasuk dari NTT dan Papua Barat. Sedangkan di ruang ballroom lain tampil pembicara lain dengan topik berbeda. Untuk topik Kesehatan akan berbicara Prof. Nila Moeloek dan  Dr. Nafsiah Ben Mboy. Untuk topik Otonomi Daerah pembicaranya adalah Prof.Dr. Djohermansyah Djohan Siti Zuhroh, Dirjen Otda. Untuk Sosbud dan lingkungan hidup pembicaranya adalah Muhammad Sobary dan Sonny Keraf, dst. Pokoknya ini acara yang sangat keren. Acara yang diikuti oleh sekitar 200-an perempuan parlemen dari seluruh Indonesia ini sendiri sebenarnya telah dimulai kemarin Sabtu dan dibuka langsung oleh Budiono, Wakil Presiden. Acara pembukaan dihadiri Ketua MPR Taufik Kiemas, Ketua DPD Irman Gusman, Wakil Ketua DPD, sekaligus Ketua Panitia Pelaksana GKR Hemas, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar.

Sebetulnya sebelum ini saya samasekali tidak sadar bahwa ada yang disebut Jaringan Kaukus Perempuan Parlemen se Indonesia yang merupakan organisasi para wanita yang menjadi anggota parlemen atau anggota dewan di seluruh Indonesia. Selama ini yang saya ketahui adalah organisasi istri kabinet alias istri para mentri kabinet bersatu yang juga powerful. Organisasi Jaringan Perempuan Parlemen ini diketuai oleh GKR Hemas dan dibentuk untuk menyatukan para wanita yang terpilih menjadi anggota parlemen di seluruh Indonesia dengan tujuan untuk memperkuat suara dan kepentingan wanita di seluruh Indonesia.

Acara yang diselenggarakan persis pada tanggal kelahiran Pahlawan Nasional Kartini ini jelas untuk meneruskan semangat emansipasi wanita yang diperjuangkan oleh Kartini. Menurut GKR Hemas, kesetaraan dan keadilan gender yang diperjuangkan RA Kartini akan terus menjadi inspirasi perempuan Indonesia, termasuk para perempuan yang mengikuti Konsolidasi Nasional Jaringan Kaukus Perempuan Parlemen se-Indonesia ini. Menurut GKR Hemas secara faktual, kaum perempuan Indonesia saat ini masih sering dinomorduakan. Dan untuk itu para wanita perlu terus memperjuangkan hak-hak mereka, terutama oleh para wanita yang telah menduduki kursi di parlemen. Mereka memiliki kekuasaan dan kekuatan untuk mengadakan perubahan dalam mengubah nasib para wanita yang ada di Indonesia.

Acara yang diselenggarakan dengan mengundang para pakar tersebut tentulah bertujuan untuk memberikan bekal kepada para perempuan parlemen berbagai ilmu dan pengetahuan agar mereka paham apa yang harus diperjuangkan dan bagaimana memperjuangkannya demi kepentingan para wanita se Indonesia. Apalagi jika melihat data statistik penduduk Indonesia, jumlah perempuan hampir sama besar dengan laki-laki.

Meski pun sebenarnya tema yang diharapkan dari saya adalah tema tentang pendidikan kesetaraan gender tapi pada acara ini saya sengaja membawakan materi tentang Peran Membaca sebagai Inti dari Pendidikan. Saya mengutip pendapat dari Lyndon B. Johnson yang menyatakan “At the desk where I sit, I have learned one great truth. The answer for all our nation problems – the answer for all the problems of the world – comes to a single word. That word is “education”. Saya yakin bahwa mereka semua pasti setuju dengan pendapat tersebut.

Pertama saya hendak menyampaikan bahwa Pendidikan adalah isu paling sentral dalam pembangunan bangsa di mana mereka sebagai anggota parlemen di daerah masing-masing semestinya harus memegang peranan penting.

Setelah itu saya baru masuk ke inti dari pendidikan, yaitu pentingnya Gerakan Indonesia Membaca. Saya tampilkan slide yang menjelaskan bahwa Membaca adalah Perintah Tuhan yang Pertama bagi umat Islam. Jika umat Yahudi punya Ten Commandment dari nabi Musa maka Membaca sebenarnya adalah the First Commandment dari Tuhan kepada umat Islam, yang sayangnya justru tidak dilakukan dan tidak diperdulikan oleh umat Islam. Itulah sebabnya mengapa umat Islam terpuruk karena mereka telah melalaikan perintah yang sangat penting dan sangat utama dari Tuhan ini. Seandainya mereka melaksanakan perintah Tuhan ini maka tentulah umat Islam akan menjadi umat yang paling hebat di muka bumi ini.

Setelah itu barulah saya menunjukkan statistik-statistik betapa minimnya kegiatan membaca siswa mau pun masyarakat Indonesia sehingga memang sangat mempengaruhi kemampuan mereka dalam berbagai bidang lain. Sebagai contoh saya sampaikan bahwa berdasarkan rilis dari OECD budaya membaca masyarakat Indonesia menempati peringkat paling rendah di antara 52 negara di Asia Timur (Kompas, 2009). Setelah itu saya sampaikan bahwa diperlukan ‘political will’ dari pemerintah untuk melakukan intervensi agar masyarakat Indonesia memiliki budaya membaca yang sama dengan bangsa-bangsa lain. Saya tunjukkan fakta bahwa di negara-negara lain ada kewajiban bagi setiap siswa SMA-nya untuk membaca buku sastra  (AS = 32 buku, Jepang dan Swiss = 15 buah buku, Singapore, Malaysia, Thailand, Brunei = 5 - 7 buah buku) sedangkan di Indonesia sama sekali tidak ada kewajiban bagi siswa untuk membaca buku sastra tersebut. Tidak salah jika bangsa kita menempati peringkat paling rendah dalam budaya membaca dan prestasi akademik lainnya karena memang pemerintah (dalam hal ini Kemdikbud) tidak pernah mewajibkan siswa membaca buku dan juga tidak punya program pengalokasian waktu untuk membaca secara khusus. Padahal ‘Reading is the heart of education’ kata Farr (1984) dan ‘Membaca merupakan salah satu fungis yang paling penting dalam hidup. Semua proses belajar didasarkan pada kemampuan membaca.’ Kata Glenn Doman dalam bukunya ‘How to Teach Your baby to Read’. Sayangnya membaca ini samasekali tidak mendapatkan porsi dalam kurikulum pendidikan kita dan itu jelas akan membuat daya saing bangsa kita akan kalah dengan negara lain yang memiliki budaya membaca yang jauh lebih tinggi.

Jika tidak ada komitmen secara politis maka hal ini tentu akan berketerusan dan bangsa kita akan semakin tertinggal dibandingkan bangsa-bangsa lain dan itu tentu tidak bisa ditolerir. Melalui presentasi tersebut saya ingin mendorong mereka agar melakukan program Gerakan Membaca di daerah masing-masing. Saya bahkan katakan secara bergurau (dengan tampang serius, as usual) bahwa jika setelah pulang dari kegiatan nasional ini dan ternyata mereka tidak melakukan apa-apa untuk menyelesaikan masalah paling penting dalam pendidikan ini maka sebenarnya kedatangan mereka ke agenda ini sia-sia saja.  Saya janjikan pada mereka untuk membantu mereka menjalankan gerakan membaca ini di daerah masing-masing kapan saja mereka mereka membutuhkan saya. Just call me to come.

Pak Fasli sendiri berbicara tentang kondisi pendidikan Indonesia secara makro dan utamanya tentang target Millenium Development Goals (MDGs) dengan jumlah slides yang lebih banyak. Saya ingin sekali memperoleh slide beliau tapi sayangnya saya lupa untuk memintanya ketika acara selesai. Informasi yang disampaikannya sangat berharga bagi saya sebenarnya.

Begitu acara diskusi dibuka ternyata hampir semua dari mereka ingin menyampaikan pendapat dan bertanya. Begitu mereka menyampaikan pendapat dan bertanya saya langsung bersyukur bahwa ternyata mereka adalah wanita-wanita cerdas dan vokal belaka. Saya sungguh merasa beruntung bisa bertemu dan berdiskusi dengan mereka untuk membahas masalah pendidikan. Mereka bahkan sepakat menyatakan bahwa Ujian Nasional itu  sungguh tidak bermanfaat dan bahkan memasukkan rekomendasi untuk menghapus Ujian Nasional kepada pemerintah. Saya sungguh tercengang mengetahui betapa ternyata mereka benar-benar paham tentang isu-isu pendidikan dan juga berani mengemukakan pendapat mereka secara terbuka.

Mereka juga menyatakan ingin memasukkan Gerakan Bangsa Membaca sebagai salah satu rekomendasi yang akan mereka ajukan ke pemerintah. Bukan main senangnya hati saya mengetahui ini.

Melihat betapa antusiasnya mereka dengan keinginan memajukan budaya membaca ini maka saya ‘menantang’ mereka untuk membuat gerakan ini di daerah masing-masing. IGI akan membantu mereka untuk menjalankan program tersebut di masing-masing daerah jika diperlukan.

Berkaitan dengan mosi mereka kepada pemerintah untuk menghentikan Ujian Nasional saya sampaikan bahwa beberapa pakar pendidikan telah menulis panjang lebar tentang keburukan Ujian Nasional bagi pendidikan nasional kita dan jika mereka bersedia saya akan mengirimkan satu buku ke mereka masing-masing, gratis….! J  Kapan lagi saya bisa membagikan buku penting tentang pendidikan kepada para wanita parlemen yang cerdas-cerdas ini.

Saya merasa sangat beruntung bisa tampil pada acara  Konsolidasi Nasional Jaringan Kaukus Perempuan Parlemen se-Indonesia ini karena bisa berkenalan dengan para pemegang kekuasaan legislatif di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Saya berharap bahwa saya bisa berbagi informasi-informasi penting tentang isu pendidikan yang saya ketahui kepada mereka agar mereka mampu melakukan perubahan yang nyata kepada pendidikan di daerah masing-masing. Untuk itu saya harus menyampaikan rasa terima kasih saya pada Mbak Nia Syarifuddin dari Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI) yang merekomendasikan nama saya untuk menjadi pembicara pada acara hebat ini. Saya sungguh berharap bahwa acara ini tidak menjadi acara seremonial belaka yang menguap setelah mereka kembali ke daerah masing-masing. Minimal saya berharap ada daerah yang benar-benar mau menjalankan program Gerakan Indonesia Membaca di daerah masing-masing di mana saya dapat turut berperan untuk menggerakkannya. Ini adalah mimpi besar saya di dunia pendidikan, yaitu menjadikan Membaca sebagai budaya bangsa agar bangsa Indonesia dapat setara dengan bangsa-bangsa maju lainnya. Untuk ini saya akan melakukan apa saja untuk mewujudkannya.  Semoga…!

Jakarta, 22 April 2012



Salam
Satria Dharma
http://satriadharma.com/


Blog EntryApr 22, '12 6:51 AM
for everyone

Rahasia Membuat Presentasi Lebih Menarik


REP | 22 April 2012 | 12:15Dibaca: 183   Komentar: 13   2 dari 2 Kompasianer menilai bermanfaat

Dalam koran kompas cetak halaman 38, Edisi Klasika Minggu, 22 April 2012, saya mendapatkan sebuah judul artikel yang inspiratif. Judulnya membuat presentasi yang menarik yang dituliskan oleh jurnalis kompas dengan inisial ADT.

Dalam artikel itu dituliskan, ada beberapa cara agar presentasi menarik, yaitu:

  1. Bersikap efisien dan efektif
  2. Kuasai Materi
  3. Buatlah desain visual yang menarik
  4. Lakukan kontak mata dan bahasa tubuh
  5. Presentasi menyenangkan peserta
  6. Jangan bersikap kaku
  7. Jangan lupa membuat salinan materi

Apa yang dituliskan jurnalis atau penulis kolom karir tentang presentasi itu ada benarnya. Hanya saja saya ingin menambahkan sedikit tentang rahasia membuat presentasi agar lebih menarik peserta atau audiens. Hal ini berdasarkan pengalaman saya menjadi trainer dan melakukan training dalam bentuk seminar atau workshop yang tak terasa jumlahnya sudah lebih dari 80 presentasi. Anda bisa lihat pengalaman saya di blog pribadi saya disini. (promosi ni ye….hehehe).

Rahasia membuat presentasi agar menarik peserta sebenarnya banyak kita cari di internet. Kita bisa membaca situs http://presentasi.net atau bisa juga mengetikkan kata kunci “membuat presentasi” di mesin pencari seperti Google.

Bahkan banyak orang baik hati memberikan buku digital atau e-book secara gratis kepada pembaca. Contohnya anda bisa membacanya di http://www.presentasi.net/contoh-slide-presentasi-powerpoint/

Rahasia membuat presentasi menjadi lebih menarik salah satunya terletak padapenyajian materi. Terutama tentang pembuatan slide presentasi yang terkadang kurang dikuasai oleh nara sumber atau presenter. Akibatnya, presentasi menjadi kurang menarik dan membawa kebosanan pesertanya. Terkadang ada presenter yang membuat teks terlalu kecil-kecil dan menyulitkan peserta untuk membacanya.

Dalam buku rahasia presentasi Steve Job yang ditulis oleh CARMINE GALLO dan diterbitkan Esensi 2011, dijelaskan dengan ringkas bagaimana anda menjadi raja yang menguasai presentasi. Steve Jobs mampu memukau audiens dengan gaya dan penguasaan panggungnya yang tiada tara. Ia tidak hanya memberikan informasi dalam presentasinya; ia menceritakan sebuah kisah, melukiskan sebuah gambar, dan berbagi visi. Ia memberikan pengalaman transformatif yang unik, menginspirasi, dan tak terlupakan kepada audiensnya.

1335070747100087562

Sekarang Anda dapat melakukannya juga dengan mempelajari teknik-teknik tertentu yang membuat Jobs menjadi komunikator yang paling memukau di panggung dunia. Dengan memakai presentasi legendaris Jobs,  anda telah memetakan sebuah kerangka rahasia presentasi yang siap pakai untuk membantu Anda merencanakan, menyampaikan, dan membesut presentasi terbaik dalam hidup Anda.

Dengan memakai presentasi legendaris Jobs sebagai cetak biru, pelatih keterampilan komunikasi Carmine Gallo telah memetakan sebuah kerangka rahasia presentasi yang siap pakai untuk membantu setiap orang merencanakan, menyampaikan, dan memoles presentasi terbaiknya yang dapat anda baca di sini.

Beberapa teknik dasar presentasi seorang Steve Jobs yang dijabarkan dalam buku rahasia presentasinya antara lain:

•    Menciptakan sebuah kisah merek yang menginspirasi

•    Menjawab satu pertanyaan yang paling penting

•    Melukiskan visi yang spesifik, mudah diingat dan konsisten

•    Membuat angka menjadi bermakna

•    Menyampaikan momen-momen yang tak terlupakan

•    Membangun slide yang memukau secara visual

•    Menguasai penampilan di panggung

Inti dari rahasia membuat presentasi lebih menarik adalah libatkan peserta dari apa yang kita sajikan. Sebagus apapun presentasi yang kita buat, bila tak ada interaksidengan peserta akan mengakibatkan presentasi yang anda lakukan tidak akan sampai pesannya kepada peserta atau audience.

Jangan pula bergantung kepada sile presentasi yang kita simpan filenya di laptop  atau USB. Ketika listrik mati dan tak ada alat bantu presentasi, maka bersiaplah denganbahasa tubuh kita. Gunakan retorika bicara yang pas sehingga menarik peserta untuk berlama-lama mendengarkan apa yang disampaikan.

Penulis pernah mengalami sendiri sebuah keadaan dimana listrik mati dan ruangan sangat panas sekali. Di situlah dibutuhkan sebuah ketenangan dari seorang pembicara atau nara sumber. Waktu itu penulis harus menyampaikan materi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kepada 300 orang guru di sebuah GOR Cilegon Banten selama 1,5 jam.

Dengan melakukan bahasa tubuh, dan melibatkan peserta secara utuh, tak terasa waktu 1,5 jam berjalan begitu saja tak terasa. Para peserta merasa puas dan berbondong-bondong ingin berfoto bersama dengan penulis. Mereka puas dengan apa yang disampaikan secara efektif, dan efisien. Setiap 15 menit sekali biasanya saya berhenti bicara dan mengajak peserta untuk terlibat menjadi pembicara. Dengan begitu saya benar-benar merasakan bahwa saya telah berbagi kesempatan kepada audience untuk aktif juga sebagai pembicara atau nara sumber. Peran humor ala stand up Commedydan penguasaan materi membuat saya mampu melakukan presentasi dengan baik.

Kebanyakan para presenter kita lupa bahwa kemampuan mendengar audience kita rata-rata hanya mampu fokus selama 15 menit. Hal ini berdasarkan penelitian Dr. Greg dari Jerman. Beliau mengatakan, kebanyakan manusia memiliki gaya belajar kinestetik dan hanya mampu bertahan mendengarkan presentasi selama 15 menit saja.

Saya sarankan kepada anda yang sudah mulai menjadi pembicara publik, atau karir anda mensyaratkan presentasi sebagai sesuatu keharusan, maka belajarlah teknik presentasi baik dari buku Prof. Renald Khasali atau Buku rahasia presentasi steve Job yang banyak dijual di toko buku. Bagi anda yang ingin belajar melalui internet, sering-seringlah membuka web http://presentasi.net dan mendownload bukunya yang akan membantu anda menemukan rahasia membuat presentasi lebih menarik.

13350708271824755564

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Hai teman-teman blogger. Wijaya Kusumah atau Omjay akan mengundang teman-teman di acara bincang buku bersama Johan Wahyudi, Imam FR, Pepih Nugraha, Iskandar Zulkarnaen, Hasan Chabibie, dan penulis buku best seller lainnya sebagai bintang tamu.

Melalui twitter dan email saya sudah mengundang pak Chappy Hakim, dan semoga beliau bisa hadir bersama kita. Juga pak Prayitno Ramelan yang sudah saya japri via BBM. Kita pun yang hadir akan mendapatkan Motivasi luar biasa dari Taufiq Effendi, seorang Tuna Netra yang telah berkeliling dunia dengan mendapatkan 8 beasiswa keluar negeri.

 

Brosur Acara Intip Buku, Silahkan Dicetak untuk Tiket Masuk Gedung Bank Indonesia

 

Acara ini akan dilaksanakan di Aula gedung Bank Indonesia Jl. MH Thamrin No. 2 Jak-pus, Tepatnya di Ruang Serbaguna, Menara Syafruddin Prawiranegara Lt.3 Kompleks Perkantoran Bank Indonesia.

Kegiatan akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 April 2012 pukul: 08.00-13.00 wib.

Peserta akan mendapatkan sertifikat, snack, dan makan siang GRATIS yang didukung penuh oleh IB Perbankan Syariah, dan beberapa sponsor lainnya. Jangan lupa liputan acaranya ya! Sebab rencana panitia dari Meetpro, akan mengadakan lomba blog dan memilih tulisan terbaik.

Bagi teman-teman yang bisa hadir, Mohon segera mendaftarkan diri melalui sms ke08159155515, karena peserta dibatasi cuma 200 orang peserta. Berikut Daftar Peserta yang sudah mendaftar ke panitia (Meet Pro):

1ABI SABSONO
2ade lasnawati
3Agung Nur Sidiq
4agung setiyo wibowo
5AGUS SUPRIYATNA
6ahmad bisri
7ahmad zamakhsari
8ani berta
9anita nurpratiwi
10ARIFIN BASYIR
11asri dinnie amaliyah
12aulia gurdi
13Azzam Zamakhsari
14babeh helmi
15Bayu Trihastanto
16BHAYU SULISTIYAWAN
17brahmary sintarati
18Choirul Huda
19DAHLIA halmahera
20darmansyah
21dewi kumala sari
22dewi maya
23doni
24dwi eka trisnawati
25edgar h. marpaung
26edy susanto
27eka wijayanti
28Ernawati Siregar
29Euis Nurjanah
30FEBRIZAL EFENDI
31firdaus
32fitri
33fitri setyowati
34florentina esti
35Hafiz Muhazir
36heri purnomo
37HERU JATMIKO
38hotben
39iis ukhiyati
40ika dewayani
41istiqomah
42khoirunnisa salwa
43kubais
44MALA MAJALAH GURUKU
45marintan ompusunggu
46Muhammad Sholeh
47Muhiyyin Bahnadi
48NAIF ADNAN
49nanin rosmiyati
50nina krisna ramdhani
51Nining  Parlina
52nora riauwati
53NUNUNG WIDIANINGSIH
54Nur Aliem
55nurfaizah
56nuriati
57nurulmar’atun fitri
58priarti megawanti
59PRIMA EDUTAMA
60Ragil Tugiman
61ratna linda tobing
62ratna nurlaila
63Reni Marthauli
64resa widyanamurti
65rinar lydia
66ryza lubi
67shinta yulianti
68Siti Aisyah
69siti aminah
70SITI MARCHAMAH
71siti purwati
72soliha
73sulis rusmiyanti
74sumarti saelan
75sunarno
76sutrisni peranginangin
77sutriyani
78Tanti astriatie zyurika
79tati haryanti
80teddy rustandi
81Thamrin Dahlan Kompasiana
82Tirta
83tovanno valentino
84unang muchtar
85wa ode rosla mato
86wahidin
87WASTATI BR LUMBAN GAOL
88wawan kurniawan
89wawang suwangsih
90YASIR RADY
 IGI Bekasi 50 org
 PRIMA EDUTAMA 50 org

Sudah banyak sekali teman-teman blogger yang mendaftarkan diri, dan saya masih menyisakan 10 tempat untuk teman-teman blogger. Mohon segera mendaftar dengan memberikan sms nama lengkap dan alamat emailnya. Semoga masih tersisa kuotanya.

Saya memberikan apresiasi kepada Bang Julianto Simanjuntak, bang Nusa Putra, dan Teh Pipit Senja yang telah memberikan buku best seller-nya untuk dijadikan salah satu doorprize peserta.

Juga akan diadakan lomba Nge-Tweet selama acara yang dipimpin oleh Babeh Helmi. Pokoknya bakal seru acaranya. Panitia juga menerima sumbangan buku dari teman-teman blogger yang telah membuat buku dan menerbitkannya untuk dijadikan doorprize dan dibagikan kepada para peserta.

Ada doorprize luar biasa dari sponsor di akhir acara, siapa tahu anda yang beruntung! Apaan ya hadiahnya???

Sampai bertemu di acara intip buku! Sssst…….jangan lupa beli buku omjay dan mas Imam FR ya, “Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi” & Menjadi Jurnalis Itu Gampang! di tempat acara. Bonus tanda tangan dari penulisnya secara langsung, hehehe. (GR ni Yee…!)

13348539601727504818

1334854849271873899

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Blog EntryMar 26, '12 5:06 AM
for everyone

Wow! Mahasiswi di Kota Padang Cantik-cantik loh!


REP | 23 March 2012 | 23:55 Dibaca: 531   Komentar: 34   2 dari 2 Kompasianer menilai menarik

133254437134522536
MC Seminar yang Cantik

Hari ini adalah hari yang bahagia karena bisa berjumpa dengan teman-teman mahasiswa-mahasiswi di kota padang. Tepatnya di universitas bung hatta padang. Saya diminta menjadi nara sumber seminar nasional menjadi guru tangguh berhati cahaya bersama dengan Muhammad Yunus yang merupakan salah seorang kompasianer yang saya jumpa di acara kompasianival beberapa waktu lalu.

Hari ini adalah hari nyepi. Hari dimana umat hindu merayakan hari sucinya. Di hari nyepi ini, jumat 23 maret 2012 saya berangkat ke kota padang dari terminal bus rawamangun jakarta timur menuju bandara soekarno hatta. Saya naik pesawat lion air penerbangan jam pertama.

Tak terasa, jakarta - padang ditempuh hanya memakan waktu 1,5 jam menumpang peswat terbang. Setiba di bandara minangkabau saya dijemput oleh mas yunus dan mas riki yang ganteng-ganteng. Kedua pemuda tampan ini menemani saya ke tempat acara seminar nasional menjadi guru tangguh berhati cahaya.

13325447061567672120
Pesawat Lion Air yang membawaku ke kota padang

Di tengah jalan, mas yunus membelokkan mobilnya untuk sarapan lotek padang yang lezat. Wow nikmat sekali rasa loteknya. Mirip kayak gado-gado jakarta. Pantesan banyak polisi yang datang sarapan pagi di warung simpang presiden. Saya pun dibuatkan jus jeruk hangat sebagai pendamping lotek santapan saya pagi ini di kota padang.

13325447751344503234
Dua Cowok ganteng, mas Riki dan Mas Yunus

Usai makan lotek khas padang, kami langsung meluncur ke kampus universitas bung hatta. Kampus yang luas dan berada dekat tepi pantai kota padang. Berdecak kagum juga saya berada di kampus sang proklamator ri ini. Sudah 4 kali ke kota padang, tapi baru kali ini saya menjejakkan kaki di kampus yang mahasiswa FKIP-nya (fakultas ilmu keguruan dan pendidikan) sekarang ini bertambah banyak. Rata-rata didominasi oleh para mahasiswi. Hal itulah yang saya lihat di aula bung hatta. Tempat acara dipenuhi bidadari cantik. Lebih dari 250 orang peserta hadir mengikuti seminar nasional guru tangguh berhati cahaya.

Ketika sampai, saya diperkenalkan dengan dosen pembimbing kegiatan dan perwakilan kepala dinas kota padang. Saya pun diperkenalkan dengan pak Krisnamukti, mantan pembantu rektor 3 universitas bung hatta yg kini usianya sudah 74 tahun. Meski beliau terkena stroke, tetapi semangatnya untuk berbagi masih sangat tinggi.

13326939531854478234

Foto Bersama dengan mantan Pembantu Rektor III Universitas Bung Hatta, bapak Krisnamukti, dan para Mahasiswanya

Sambil menunggu acara dimulai, saya diminta oleh panitia (komunitas cinta menulis) untuk menanda tangani sertifikat acara. Saya hitung ada sekitar 300 lembar sertifikat yang harus saya tanda tangani. Saya lihat jumlah peserta yang hadir semakin bertambah. Saya ucapkan sukses untuk panitia yang mampu mendatangkan peserta dengan jumlah yg luar biasa. Tidak mudah mencari peserta, apalagi di saat libur panjang seperti ini. Tentu akan banyak mahasiswa yang pulang kampung.

Kota padang adalah kota pelajar dimana para mahasiswanya kebanyakan berasal dari kampung atau daerah. Mereka datang ke kota padang untuk menuntut ilmu.

Ketika saya diminta untuk tampil mempresentasikan materi menjadi guru tangguh berhati cahaya, saya lihat banyak mahasiswi yang cantik-cantik. Sayang ya saya sudah tak muda lagi. Kalau masih muda sudah saya pacari salah satunya, hehehe.

Saya memulai presentasi dengan menampilkan 3 sosok pahlawan nasional, yaitu Buya Hamka. Bung Hatta dan Kiai Haji Ahmad Dahlan. Ketiga tokoh itu adalah contoh daripada guru tangguh berhati cahaya. Hal yang membuat mereka berbeda dengan guru lainnya adalah mereka mampu menulis. Mereka mampu membuat karya tulis berupa buku sebelum ajal menjemput. Tak salah bila buku-buku mereka saat ini masih kita baca padahal orang sudah tiada. Menulis buku membuat mereka mencapai keabadian. Jasad mereka boleh saja mati, tapi tulisan mereka selalu terjaga sepanjang masa.

Gak kerasa sudah satu jam saya memberikan materi. Saya serahkan waktu kepada mas Yunus sebagai pemakalah untuk mempresentasikan makalahnya. Saya lihat mas Yunus membuka tulisannya di kompasiana. Katanya menjadi guru tangguh berhati cahaya seperti melihat kelok 44 di Sumatera Barat. Penuh medan yang berliku dan turun naik pula. Dibutuhkan kesabaran dan kehati-hatian untuk sampai ke sana. Untuk lengkapnya, anda dapat membaca tulisannya di kompasiana dengan mengetik muhammad yunus di menu search kompasiana.com.

Pada saat sesi tanya jawab, saya lihat banyak mahasiswi cantik bertanya kepada kami sebagai pembicara. Ternyata mahasiswi di kota padang bukan hanya cantik tetapi juga cerdas. Hal itu terlihat dari pertanyaan-pertanyaannya yang super sekali. Saya pun menjadi teringat dengan guru wanita yang mengajar di STM Negeri 3 Jakarta dulu. Cantik dan cerdas. Makanya dulu ketika masih sekolah, saya sempat jatuh cinta dan menuliskan cerpen dengan judul “guruku cinta pertamaku”, hehehe.

Senang sekali bisa berbagi pengalaman menjadi guru tangguh berhati cahaya. Apa yang saya presentasikan sudah ada lengkap dalam buku terbaru saya “menjadi guru tangguh berhati cahaya”. Saya melihat banyak mahasiswi yg berniat membelinya. Semoga bisa anda dapatkan di toko buku gramedia. (Promosi ni yee, hehehe).

1331042770642858725
Buku terbaru Omjay, pemesanan ke hp. 08159155515

Akhirnya, berada di kota padang yang singkat ini membuat saya menemukan kegembiraan. Sebuah kegembiraan yang belum pernah saya temui sebelumnya. Wow! Ternyata mahasiswi di kota padang cantik-cantik ya! Hehehe.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Http://wijayalabs.com


Blog EntryMar 21, '12 5:48 PM
for everyone

Seringkali orang bertanya kepada saya, bagaimana cara menulis kreatif? Saya pun tersenyum sendiri mendapatkan pertanyaan itu. Sebab menulis kreatif atau istilah kerennya creative writing adalah sebuah kegiatan tulis menulis yang didasarkan atas ide sendiri atau memperkaya ide orang lain dengan cara-cara yang berbeda.

13322012251666271100

Bagaimana Menulis Kreatif?

Setiap orang punya gaya sendiri dalam menulis. Andrea Hirata dan Ahmad Fuadi misalnya, mereka punya gaya tersendiri dalam menulis novelnya. Setiap penulis pastilah memiliki gaya menulis yang merupakan ciri khasnya masing masing. Tak heran bila menulis kreatif itu sangat diajurkan dalam ilmu kepenulisan. Baik menulis dalam bentuk fiksi ataupun non fiksi.

Pertanyaannya adalah, bagaimana proses menulis kreatif itu muncul?

Pertama, berdasarkan kisah nyata. Setiap orang punya ceritanya masing masing, dan memiliki gaya sendiri dalam menuliskannya sehingga dipahami oleh pembaca. Menulis tentang pengalaman pribadi atau kisah nyata jauh lebih mudah ketimbang kita menceritakan kehidupan orang lain. Setiap orang akan mudah menuliskan pengalaman nyatanya, karena memang sudah dialami. Tetapi menuliskannya dalam bentuk yang menarik dan inspiratif tidak semua orang bisa melakukannya. Di situlah menulis kreatif terasakan. Sebab penulisnya tidak menulis apa adanya, tetapi dikemas dengan cara-cara yang berbeda dari kebanyakan orang menceritakan pengalamannya. Itulah mengapa novel negeri 5 menara menjadi best seller karena dituliskan dari inspirasi nyata penulisnya, Ahmad Fuadi.

Kedua, cara menulis kreatif diperoleh dari membaca tulisan orang lain. Biasanya ide itu muncul ketika membaca karya tulis orang lain. Kita ingin sekali menulis sesuai dengan alam pikiran kita. Lebih baru, dan lebih lengkap menurut versi kita. Biasanya kita memiliki data yang lebih akurat sehingga mampu menuliskannya dengan pandangan yang luas. Contohnya, bila kita seorang guru ingin menyikapi tentang ujian nasional, maka akan banyak dituliskan orang tentang ujian nasional dari sudut pandangnya masing-masing. Terjadi pro dan kontra. Ada yang setuju ujian nasional dan ada yang tak setuju. Masing-masing pihak berusaha mengeluarkan argumentasinya. Di situlah pada akhirnya menulis kreatif itu muncul. Setiap orang pasti punya pemikiran yang berbeda meskipun maksudnya sama.

Ketiga, menulis kreatif itu muncul dari realitas sosial di masyarakat. Dimana sang penulisnya ingin sekali bercerita tentang pengalaman yang dilihatnya untuk didiskusikan kepada khalayak ramai. Contohnya ketika saya melihat ada yang tak beres tentang pelayanan bandara dan fasilitasnya, saya terrgerak untuk menuliskannya. Muncullah tulisan ada apa di bandara soekarno hatta. Begitupun mereka yang terkena tilang polisi misalnya. Mereka akan dengan cepat menuliskan apa yang dialami oleh banyak orang. Itulah mengapa tulisan choirul huda tentang polisi begitu menarik dan disukai oleh pembaca.

Keempat, menulis kreatif bisa juga dimulai dari sebuah hasil riset atau penelitian. Apa yang dituliskan berdasarkan data yang telah teruji kebenarannya. Dari data-data itulah peneliti menuliskan laporannya dalam bentuk karya ilmiah. Oleh karenanya karya ilmiah tidak bisa dituliskan begitu saja bila tak ada data yang mendukung. Misalnya saja tentang status guru. Ada 9 status guru yang ada di Indonesia. Lalu ditulislah kesembilan status itu lengkap dengan data yang diperoleh dari sumber terpercaya. Pembaca pun tercerahkan dari data itu, dan bisa menjadi referensi untuk menulis hal lainnya. Itulah mengapa laporan penelitian selalu dilampiri daftar kepustakaan. Sama halnya bila kita ingin menulis di artikel kolom opini kompas. Bila anda tak memasukkan judul buku dalam tulisan anda, biasanya anda akan menerima penolakan. Cobalah amati kolom opini koran kompas.

Masih banyak sebenarnya cara lainnya dalam menulis kreatif. Saya membatasinya dalam keempat hal di atas berdasarkan pemikiran saya. Masih perlu diuji oleh pembaca dengan menambahkannya di kolom komentar. Barangkali ada yang mau menambahkannya sehingga tulisan ini menjadi lebih baik dan mencerahkan buat mereka yang ingin menulis secara kreatif.

Tuliskan saja apa yang ada di kepala, lalu lihat buku atau tulisan orang lain untuk menjadi referensi kita. Tidaklah mengherankan bila menulis kreatif itu membutuhkan proses membaca. Dengan membaca, banyak perbendaharaan kata yang dihasilkan, karena banyak membaca akan membuatmu gemuk menulis. Penulis kreatif, pastilah akan selalu membaca untuk menjaga proses kreatifnya. Dengan begitu menulis kreatif akan terus mengalir bagai air.

Cara-cara menulis kreatif, kurang diajarkan dalam sekolah-sekolah kita. Harus diakui, guru-guru di sekolah kurang mengajarkan ilmu menulis kepada peserta didiknya. Kompasiana bisa menjadi media atau sarana kita dalam melakukan proses menulis kreatif itu. Jadikan blog sebagai tempat meningkatkan kreativitas menulis para bloggernya. Jadilah blogger yang kreatif!

Salam blogger persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


13295765631302611190

Pelatihan PTK di SMAN 1 Tambun Selatan

Dalam pelatihan penelitian tindakan kelas (ptk) hari ini, sabtu 18 februari 2012 ada seorang guru yang bertanya kepada saya.

“Saya kok gak bisa nulis pak?” Saya pun tersenyum mendengarkan pertanyaannya, dan mencoba menjawab pertanyaannya dengan penuh semangat tinggi.

Kita tak bisa menulis karena kita tak membiasakan menulis. Kita pun kurang membaca. Akhirnya wajar saja kalau kita gak bisa nulis. Rabun membaca akan membuat kita lumpuh menulis.

Banyak saya jumpai guru yang lumpuh menulis dan lancar sekali ketika bicara. Sayapun menyarankan kepada mereka untuk merekam apa yang mereka sampaikan dengan sebuah tape recorder sebagai bekal bahan mereka menulis. Itulah sebuah saran dari teh pipit senja kepada saya ketika kami kopdaran di rawamangun.

Saran dari teh pipit senja ini pernah saya buktikan sendiri dan membuat saya sedikit demi sedikit bisa menulis. Walaupun menulis yang ringan-ringan saja. Saya belum berani menulis yang berat-berat seperti menulis cerita fiksi yang membutuhkan kreativitas dan imajinasi dalam menulis.

Kata kang pepih nugraha, menulis itu seperti belajar berenang. Kita harus memberanikan diri untuk nyebur ke air. Kalau kita takut tempat yang dalam, berenanglah di tempat yang rendah dahulu.

Begitupun dalam menulis. Tulislah hal-hal yang ringan-ringan dulu, baru kemudian secara bertahap kita menulis yang berat-berat seperti menulis karya tulis ilmiah yang diperuntukkan untuk kenaikan pangkat guru pns.

Saya sendiri belum terampil dalam menulis karya tulis ilmiah. Banyak tulisan saya yang terkadamg kurang komunikatif dan kurang dipahami. Oleh karenanya bantuan teman sejawat atau teman-teman blogger yang membaca tulisan saya akan memberikan masukan kepada saya untuk menulis yang benar.

Sebagai satu contoh. Saya menulis di status facebook saya, “rubahlah dunia dengan kata-kata”. Lalu ada teman yang mengkoreksi. Tulisannya bukan rubah tapi ubah. Sebab dalam kaidah bahasa indonesia tak ada kata rubah kecuali binatang rubah.

Itulah enaknya bila kita belajar menlis di media sosial. Akan ada orang baik yang membantu mengoreksi tulisan kita. Dari situlah kita belajar menulis yang baik dan benar. Apalagi bila menulis karya tulis ilmiah yang membutuhkan ketelitian dan sistematika penulisan ilmiah yang tak boleh dianggap enteng.

13295771441630451801

Dalam pelatihan ptk yang dilaksanakan di sma 1tambun selatan ini, saya dan pak dedi dwitagama menemukan judul-judul ptk yang menarik untuk dilaksanakan secara nyata di kelas. Wah salut buat teman-teman guru yang luar biasa. Foto lengkap ada di sini dan di sana.

1329575925258805797

Baca juga Publikasinya di media ini.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


13301194171546431172

Siswa Kelas XII SMKN 31 Jakarta

Jumat, 24 Februari 2012 saya diberi kesempatan kembali untuk memotivasi siswa kelas XII SMKN 31 Jakarta dalam mempersiapkan Ujian Nasional (UN). Tentu ini sebuah penghargaan tersendiri, dimana saya bisa tampil kembali di sekolah yang memiliki siswa berprestasi.

Saya memulai presentasi dengan sebuah pertanyaan. Apakah UN menyeramkan? Saya pun mengatakan kepada mereka bahwa UN itu tidak menyeramkan. UN justru menyenangkan bila kita tahu cara menghadapinya.

DoorPrize Buku Creative Writing dari Penerbit Indeks

DoorPrize Buku Creative Writing dari Penerbit Indeks

UN akan menjadi menyeramkan ketika kita sebagai siswa tak mempersiapkan diri dengan baik. Kita malas belajar dan kurang berlatih soal-soal. Oleh karena itu saya memberikan kiat sukses UN agar mereka semua lulus 100% dan mendapatkan nilai yang tinggi.

DoorPrize Buku Creative Writing dari Penerbit Indeks

DoorPrize Buku Creative Writing dari Penerbit Indeks

Ikut UN itu kita harus Happy, bertujuan baik, dan ikhlas. Ketiga hal itulah yang saya sampaikan panjang lebar kepada siswa di SMKN 31 Jakarta. Saya pun memberitahu mereka bahwa MALAS adalah musuh UTAMA kita.

Salah satu peserta memberikan kesan dan pesannya

Salah satu peserta memberikan kesan dan pesannya

Di akhir sesi, saya persilahkan 2 orang perwakilan dari siswa SMKN 31 Jakarta untuk memberikan kesan dan pesannya setelah mengikuti acara ini. Alhamdulillah mereka memberikan kesan dan pesan yang sangat positif dan merasa terbangun dari mimpi. Mereka berjanji kepada diri sendiri untuk mencapai prestasi tinggi dan lulus UN dengan nilai yang baik. Alhamdulillah.

1330120306990691195

Tak lupa pula, saya memberikan doorprize 2 buah buku creative writing dari penerbit indeks. Mereka mendapatkan hadiah buku karena telah berani maju ke depan dan memberikan kesan dan pesannya yang menginspirasi teman-temannya.  Saya pun memberikan 1 buah buku menjadi guru tangguh berhati cahaya karya saya sendiri kepada pimpinan sekolah.

Salah satu peserta memberikan kesan dan pesannya

Salah satu peserta memberikan kesan dan pesannya

Bagi anda pembaca tulisan saya ini dan menginginkan slide presentasi motivasi UN yang saya sampaikan, dapat mengunduhnya di sini. Bila anda kesulitan dalam mengunduh, anda dapat mengirimkan email ke wijayalabs@wijayalabs.com.

DoorPrize Buku Creative Writing dari Penerbit Indeks

DoorPrize Buku Creative Writing dari Penerbit Indeks

Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat buat siswa di SMKN 31 Jakarta. Selamat menempuh UN dan US 2012. Berikanlah yang terbaik bagi sekolahmu, dan bercita-citalah yang besar untuk mewujudkan mimpi-mimpimu menjadi nyata. Hadapi UN dengan penuh kegembiraan, dan keikhlasan. Sebab UN bertujuan baik.

13301192581792829071

Cuplikan Film Sang Pemimpi

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


1328959307672265327

Berfoto Bersama dengan Teman-teman guru di Banda Aceh

Senang sekali bisa belajar dan berbagi ilmu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kepada teman-teman guru di STIKES U’budiyah Indonesia Banda Aceh. Sabtu, 11 Februari 2012 saya ditemani pak Dedi Dwitagama diberi kepercayaan untuk memberikan pengalaman kami dalam melakukan PTK. Sekitar 50 orang guru yang luar biasa hadir di plenary hall STIKES yang sangat megah, dan berbagi kisah tentang masalah yang mereka hadapi dalam pembelajaran di kelas.

13289596391220088017

Pak Dedi Dwitagam Sedang Memberikan pengalamannya

Sungguh saya banyak belajar dari teman-teman guru di Aceh. Pasca Tsunami, mereka benar-benar bangkit dan terus belajar menimba ilmu. Saya terharu dengan kegigihan mereka dalam mendalami ilmu PTK yang banyak digunakan oleh guru dalam meningkatkan mutu pembelajarannya di kelas. Mereka pun akhirnya menyadari bahwa melakukan PTK bukan semata-mata bertujuan untuk naik pangkat, tetapi lebih mengarah kepada introspeksi diri dalam memperbaiki cara mengajarnya di kelas. Dengan begitu terjadi interaksi antara pendidik dan peserta didik. Proses pembelajaran harus berlangsung dengan cara menyenangkan.

13289597788482601

Presentasi Masalah PTK dari yteman-teman guru di Aceh

Dalam pelatihan PTK ini, pak Dedi Dwitagama memulainya dengan ice breaking atau permainan sederhana tentang penelitian. Dari permainan ini kami memulai acara dengan suasana menyenangkan. Dengan begitu akan muncul motivasi tinggi untuk mempelajari ilmu PTK yang dimulai dari sebuah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tak terasa, dari mulai pukul 09.00 wib sampai pukul 17.30 wib kita belajar dan berbagi ilmu PTK.

13289600551164993830

Berbagi Kelompok Menemukan Masalah PTK

PTK itu mudah. Kami memutarkan film bagaimana memulai PTK, dan melaksanakannya dalam pembelajaran di kelas. Alhamdulillah, dengan cara visualisasi para guru mulai mengerti bahwa PTK adalah sebuah kegiatan nyata yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri untuk memperbaiki kualitas pembelajarannya.

Dalam PTK dibutuhkan sebuah kolaborasi dengan teman sejawat agar PTK yang dilakukan bukan menjadi pemikiran subyektif peneliti saja, tetapi benar-benar sudah didiskusikan hasilnya dengan guru lainnya. Guru pun akhirnya merasakan betapa indahnya sebuah kolaborasi untuk mencapai prestasi yang tinggi.

Bersama Pak Dedi Dwitagama, kami memfasilitasi Guru-guru SLTA di Banda Aceh untuk mengikuti workshop PTK. Lebih kurang 50 peserta melakukan kajian menginventarisir masalah di kelas. Mereka diharapkan dapat menemukan judul penelitian dan menulis draft proposal PTK.

Terima kasih kepada Bapak Muslimen Armen, dan panitia dari STIKES U’budiyah Indonesia yang akan berkembang menjadi UNIVERSITAS U’BUDIYAH INDONESIA pertengahan tahun ini yang mengundang kami. Semoga bisa kembali lagi ke kota serambi mekah ini di masa yang akan datang.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Blog EntryJan 30, '12 3:43 PM
for everyone
Akhir-akhir ini banyak kita temui banyak teman-teman guru yang belum mengetahui sistematika penulisan karya tulis ilmiah.Oleh karena itu dalam kesempatan ini, izinkan saya menuliskan sistematika penulisan karya tulis ilmiah.

Semoga bermanfaat untuk teman-teman guru di seluruh Indonesia yang saat ini hendak mengusulkan dirinya untuk naik pangkat ke jenjang yang lebih tinggi.

1327906252597807055

SISTEMATIKA PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH

VERSI DEPDIKNAS UNTUK KENAIKAN PANGKAT

1. LAPORAN HASIL PENELITIAN :

A. Bagian Pembuka :

  • Halaman judul.
  • Lembar pengesahan.
  • Kata pengantar.
  • Daftar isi.
  • Daftar Lampiran.

B. Bagian Isi :

Bab    I    Pendahuluan

-         Latar belakang masalah.

-         Rumusan masalah.

-         Tujuan penelitian.

-         Manfaat penelitian.

Bab  II    Kajian teori atau tinjauan kepustakaan

-         Pemahasan teori

-         Kerangka pemikiran dan argumentasi keilmuan

-         Pengajuan hipotesis

Bab III    Metodologi penelitian

-         Waktu dan tempat penelitian.

-         Metode dan rancangan penelitian

-         Populasi dan sampel.

-         Instrumen penelitian.

-         Pengumpulan data dan analisis data.

Bab  IV    Hasil Penelitian

-         Jabaran varibel penelitian.

-         Hasil penelitian.

-         Pengajuan hipotesis.

-         Diskusi penelitian, mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.

Bab   V    Kesimpulan dan saran

C. Bagian penunjang

-         Daftar pustaka.

-         Lampiran- lampiran antara lain instrument penelitian.

2. LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS :

A. Bagian Pembuka :

-         Halaman judul.

-         Lembar pengesahan.

-         Kata pengantar.

-         Daftar isi.

-         Daftar Lampiran.

B. Bagian Isi :

Bab    I    Pendahuluan

-         Latar belakang masalah.

-         Identifikasi masalah.

-         Pembatasan dan rumusan masalah.

-         Tujuan penelitian.

-         Manfaat hasil penelitian.

Bab  II    Kajian pustaka

-         Kajian teori.

-         Kajian hasil penelitian.

Bab III    Metodologi / Metode penelitian

-         Objek tindakan.

-         Setting/Lokasi/Subjek penelitia.

-         Metode pengumpulan data.

-         Metode analisis data.

-         Cara pengambilan kesimpulan.

Bab  IV    Hasil Penelitian

-         Gambaran selintas tentang setting.

-         Uraian penelitian secara umum – keseluruhan.

-         Penjelasan per siklus.

-         Proses menganalisa data.

-         Pembahasan dan pengambilan kesimpulan.

Bab   V    Kesimpulan dan saran

-         Kesimpulan.

-         Saran untuk tindakan lebih lanjut.

C. Bagian penunjang/penutup

-         Daftar pustaka.

-         Lampiran- lampiran.

3. TINJAUAN/ULASAN ILMIAH HASIL GAGASAN SENDIRI :

A. Bagian Pendahuluan :

-         Halaman judul.

-         Lembar pengesahan.

-         Kata pengantar.

-         Daftar isi.

-         Abstrak.

B. Bagian Isi :

Bab I : Pendahuluan uraian mengenai hal yang dipermasalahkan.

Bab II: Kajian teori dan fakta mengenai hal yang dipermasalahkan.

BabIII: Tinjauan/ulasan.

Bab IV: Kesimpulan.

C. Bagian penunjang :

-         Daftar pustaka.

-         Lampiran- lampiran.

  1. 4. BUKU
    1. A. Bagian Pendahuluan

-         Kata pengantar

-         Daftar isi

-         Penjelasan tujuan buku pelajaran

-         Petunjuk penggunaan buku

-         Petunjuk pengerjaan soal latihan

  1. B. Bagian isi

-         Judul bab atau topic isi bahasan

-         Uraian singkat isi pokok bahasan

-         Penjelasan tujuan bab

-         Uraian isi pelajaran

-         Penjelasan teori

-         Sajian contoh

-         Ringkasan isi bab

-         Soal latihan

-         Kunci jawaban soal latihan

  1. C. Bagian penunjang

-         Daftar pustaka

-         Lampiran-lampiran

5. MODUL :

  1. Judul
  2. Pengantar
  3. Petunjuk penggunaan modul
  4. Yujuan umum pembelajaran
  5. Kemampuan prasyarat
  6. Pretest
  7. Tujuan khusus pembelajaran
  8. Isi bahasan
  9. Kegiatan belajar
  10. Rangkuman
  11. Tes
  12. Sumber media yang digunakan
  13. Tes akhir dan umpan balik
  14. Rancangan pengajaran
  15. Daftar pustaka

6. DIKTAT PELAJARAN:

A. Bagian Pendahuluan :

-         Halaman judul.

-         Kata pengantar.

-         Daftar isi.

-         Penjelasan tujuan diktat pelajaran.

B. Bagian Isi :

-         Judul bab atau topik isi bahasan.

-         Penjelasan tujuan bab.

-         Uraian isi pelajaran.

-         Penjelasan teori.

-         Sajian contoh.

-         Soal latihan.

C. Bagian penunjang :

-         Daftar pustaka.

-         Lampiran- lampiran.

7. ALAT PERAGA

A.Bagian Pembuka

– Halaman judul

– Lembar pengesahan

– Kata pengantar

– Daftar isi

B. Bagian isi

– Latar belakang pembuatan alat peraga

– Manfaat alat peraga

– Bahan yang digunakan

– Keadaan siswa sebelum dans esudah menggunakan alat peraga

– Prestasi siswa sebelum dan sesudah menggunakan alat peraga

– Foto / gambar alat peraga

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Kang Pepih dan Omjay

Membaca tulisan tips menulis dari kang pepih Nugraha di facebook membuat saya menjadi semakin bersemangat menulis. Isi pesannya sebagai berikut:


Dalam menulis, jangan terlalu percaya BAKAT. Percaya saja pada NIAT. Bukan niat yang biasa, tetapi NIAT KUAT untuk menulis. Sekali berpikir menulis itu bakat, maka tidak akan pernah ada satu paragraf pun yang kita hasilkan. Bagi yang punya niat kuat menulis, anggaplah menulis itu BERENANG. Orang yang belum pernah berenang sekalipun, asalkan ada niat kuat untuk belajar berenang, pasti memilih kolam atau laut yang dangkal, tidak langsung air dalam. Kita bisa belajar mengapung sambil lihat-lihat orang yang sudah pandai berenang. Belajar menyelam untuk mengukur kedalaman. Setelah bisa mengapung, selanjutnya kita bisa memilih gaya apapun dalam berenang. Sangat penting dicatat adalah: mulailah MENCEBURKAN diri ke air untuk belajar berenang. Jangan takut tenggelam dalam menulis!

Apa yang disampaikan oleh kang pepih dalam alinea di atas benar adanya. Saya sendiri adalah orang  yag awalnya tak biasa menulis. Dulu saya percaya kalau menulis itu adalah karena bakat. Tetapi sekarang, setelah lama menulis di kompasiana, saya besetuju dengan kang pepih bahwa niat yang kuat adalah modal kita untuk menulis. Tanpa niat yang kuat mustahil kita bisa menulis.

Selain niat yang kuat, kita harus menikmati proses menulis. Dengan begitu ada perasaan dalam diri bahwa menulis itu sebuah kebutuhan. Kalau sehari saja tak menulis, akan membuat kita merasa haus dan lapar. Oleh karena itu, alam bawah sadar kita harus digiring untuk menyenangi dunia tulis menulis dan merasakan keajaiban kata. Siapa yang mampu membuat kata-kata bermakna, maka dia akan mendapatkan manfaatnya. Bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk orang lain yang membaca tulisannya.

Keajaiban kata telah menghantarkan saya mampu merajutnya menjadi sebuah buku. Sebuah buku yang disusun dari cara-cara alamiah karena mampu menulis setiap hari. Keajaiban kata telah menghantarkan saya mengerjakan sesuatu yang awalnya alamiah menjadi ilmiah. Itulah makanya saya tak menyangka, keajaiban kata telah membawa saya kepada dunia tulis menulis dan menjadikan saya sebagai guru yang juga berprofesi sebagai penulis. Guru-penulis. Keren khan?

Belum banyak guru yang merangkap penulis. Apalagi mampu membuat buku dari materi yang diampunya. Saya bersyukur, dengan memiliki niat yang kuat akhirnya buku-buku itu lahir satu demi satu. Ikut memenuhi toko buku dan menjadi khasanah ilmu yang semoga terus menerus mengalir bagai air. Semoga disukai oleh pembaca.

Menulis itu bukan bakat. Menulis itu adalah kekuatan niat dari seseorang yang ingin berbagi ilmu dari yang dikuasai, dan disukainya. “Ikatlah lmu dengan cara menuliskannya”, demikian pesan Sayidina Ali. Saya pun bersyukur kepada Allah, karena mampu berbagi pengalaman dan pengetahuan yang saya miliki. Semoga berkenan di hati para pembaca.

1326753330576795515Pemesanan Buku Karya Omjay hubungi Wiranto di hp 081398916712

 

Saam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Blog EntryJan 11, '12 7:32 PM
for everyone

Kenapa Program RSBI Gagal Total?

13256935791658415753

Sebagai salah satu pengajar program RSBI saya merenung. Kenapa program RSBI yang dicanangkan pemerintah gagal total? Sebuah pertanyaan yang justru saya tanyakan kepada diri saya sendiri sebagai guru.

Program RSBI sebenarnya bagus. Tapi sayangnya sumber daya manusia (SDM) guru kita belum siap menerimanya. Sementara pemerintah lebih menekankan kepada fasilitas daripada SDM guru.

Seharusnya SDM guru dulu yang ditingkatkan, baru kemudian fasilitas.

Pemerintah lupa dan mungkin belum membaca novel laskar pelangi karya andrea Hirata, dan 5 menara karya Ahmad Fuadi. Kedua novel itu diangkat ke layar perak karena sangat bagus dan go internasional.

Dalam sekolah laskar pelangi ada guru yang unggul di disitu. Fasilitas yang tak layak untuk belajar tak menjadikannya patah semangat mendidik anak bangsa. Baginya alam adalah fasilitas terbesar untuk menginspirasinya bahwa belajar tak melulu di dalam kelas tetapi bisa di luar kelas. Terjadi interaksi antara guru dan muridnya yang akrab sekali.

Begitupun dengan kisah 5 menara dengan mantra motivasinya. “Man jadda wa jada”. Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Guru mampu memotivasi para peserta didiknya untuk bersaing di dunia global.

Sekolah tradisional kita sebenarnya tak kalah mutunya dengan sekolah internasional. Bahkan kalau mau jujur, sekolah international mengajarkan kearifan lokal yang ujung-ujungnya menggali kekayaan intelektul sekolah tradisional.

Terus terang, kita masih belum memiliki guru-guru unggul yang mengerti akan tugas dan fungsinya sebagai seorang guru. Pada akhirnya program RSBI itu menjadi gagal total karena pemerintah belum mampu melatih atau mentraining guru-guru agar mampu menjadi guru tangguh berhati cahaya. Hal yang ada adalah sebatas pelaksanaan program yang evaluasinya seringkali tidak dilakukan. Itulah mengapa kegiatan-kegiatan yang dilakukan kurang mengena di hati guru.

Sekolah RSBI seharusnya mencontoh sekolah-sekolah laskar pelangi dan 5 menara. Tak perlu studi banding keluar negeri karena pemimpin bangsa seperti Sukarno dan Suharto terbina dari sekolah tradisional itu.

Hal yang terpenting diutamakan adalah peningkatan kualitas atau mutu guru harus terus menerus dilakukan bukan hanya sekedar mampu berbahasa inggris tetapi mereka juga mampu menguasai materi dengan baik dan menguasai berbagai metode pembelajaran.

Pemerintah dalam hal ini kemendikbud harus mampu membuat program yang mampu meningkatkan mutu guru sehingga mereka menjadi guru tangguh berhati cahaya. Guru yang pantang mengeluh dan kreatif dalam mengembangkan pembelajarannya. Terus belajar sepanjang hayat dan tidak pelit beli buku.

Program RSBI kita terlalu berkiblat ke barat dan seolah-olah tak pede dengan kemampuan sendiri. Seharusnya kita belajar ke negeri china untuk soal pendidikan dan bukan ke Amerika Serikat.

Semoga kita bisa belajar dari sekolah-sekolah di china yang unggul dalam SDM, dan perekonomiannya. Orang Asia sharusnya belajar dengan orang Asia yang satu rumpun karena kita memiliki karakter budaya yang sama.

Ketika nabi Muhammad SAW menyebarkan Islam dari arab ke seluruh dunia, beliau selalu mengajak umatnya untuk belajar ke negeri china. Itu artinya pernyataan beliau masih relevan hingga saat ini.

Akhirnya, saya harus menutup tulisan ini dengan sebuah kesimpulan bahwa RSBI gagal total dikarenakan kita belum mampu menyiapkan guru-guru tangguh berhati cahaya dan kita terlalu berkiblat ke barat dan melupakan ke timur. Kita lupa bahwa kejujuran, kepercayaan, kebenaran, dan kecerdasan sudah ada dalam ajaran kitab suci yang sudah internasional. Kita lupa bahwa Indonesia adalah negara besar yang memiliki Sukarno yang dikagumi dunia internasional, padahal beliau cuma sekolah di sekolah laskar pelangi dan 5 menara. Mengapa para pejabat tak pernah belajar dari pemimpin bangsa terdahulu?

Salam blogger persahabatan
Omjay
Http://wijayalabs.com


1322548644904730166

kartun by asril (guru labschool Kebayoran)

Saat ini masih banyak guru yang belum kreatif dan produktif. Mereka hanya menjadi guru yang sebatas mengajar saja. Padahal banyak sekali yang bisa dikembangkan dari mata pelajaran yang diampunya. Bahkan para guru bisa menjadi seorang entrepreneurship yang handal di bidang pendidikan. Mereka tak perlu berdagang, tetapi cukup menjadi guru yang kreatif dan produktif. Salah satu cirinya adalah mereka mampu merancang kegiatan pembelajaran yang efektif, dan berkualitas. Merekapun mampu memahami quantum teaching, dan menguasai berbagai metode pembelajaran.

Apa sih guru yang kreatif itu? Lalu apa pula guru produktif? Mari kita jawab pertanyaan ini dengan senyuman manis di bibirmu. Siapa tahu anda dapat menjadi seorang edupreneurship yang mampu membuat model desain sistem pembelajaran yang menyenangkan. Guru senang, dan peserta didikpun senang.

Guru kreatif adalah guru yang tak pernah puas dengan apa yang disampaikannya kepada peserta didik. Dia berusaha menemukan cara-cara baru untuk menemukan potensi unik siswa. Baginya, setiap tahun harus ada kreativitas yang dikembangkan dalam dirinya. Sehingga materi yang disampaikannya tak melulu itu-itu saja setiap tahunnya. Bila dia mengajar sudah 10 tahun, maka 10 tahun itulah dia mengulang materi yang itu-itu saja tanpa ada kreativitas di dalamnya. Padahal setiap tahun tentu kita akan mengalami peserta didik yang tidak sama dengan tahun sebelumnya.

Guru harus kreatif dalam menyampaikan bahan ajarnya sehingga sampai ke otak siswa dengan cara-cara menyenangkan. Hanya guru-guru kreatiflah yang bisa melakukan itu. Sebab dirinya tidak pernah berhenti belajar, dan selalu mencoba dari ilmu yang telah dibacanya. Merekapun aktif dalam mengikuti berbagai pelatihan agar mampu menambah wawasan mereka tentang dinamika pembelajaran.

Guru produktif adalah guru kreatif yang tidak pernah puas dengan pembelajaran yang dilaksanakannya. Dia selalu melakukan refleksi diri melalui penelitian Tindakan Kelas (PTK) di kelasnya sendiri. Melalui kolaborasi teman sejawat, dia akan memperbaiki kekurangannya dalam pembelajaran, dan dituliskannya. Hal itulah yang membuatnya menjadi produktif.

Apa yang dikerjakannya selalu dituliskan. Guru produktif akan menuliskan apa yang dikerjakan dan mengerjakan apa yang dituliskan. Konsisten dan komitmen dalam menjaga diri untuk menulis membuatnya menjadi guru yang produktif. Salah satu contoh yang paling mudah adalah buku pelajaran yang diampunya sudah dibuatnya sendiri dengan perbaikan terus menerus. Dia pun tak hanya mengajar secara teks book, tetapi juga mampu membuat handout dan jobsheet yang menarik perhatian peserta didik. Mereka pun menjadi aktif di dalam pembelajaran.

Edupreneurship akan menumbuhkan kebiasaan guru untuk menulis. Menghasilkan tulisan yang kreatif, menarik, dan memiliki nilai komersial dengan dukungan sarana TIK. Selain itu guru akan mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan untuk dapat ditularkan kepada anak didik melalui metode pembelajaran. Pada akhirnya akan merubah guru dari sekedar user (pengguna) buku pelajaran menjadiwriter/producer (penghasil/penulis) buku dan materi pelajaran yang dikuasainya.“Ikatlah ilmu dengan menuliskannya”.

Pembelajaran merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk memperoleh kompetensi atau berupa pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan dalam melakukan suatu pekerjaan. Upaya untuk meningkatkan efektifitas proses pembelajaran selalu dilakukan tanpa henti. Proses pembelajaran dapat dipandang sebagai sebuah sistem dengan komponen-komponen yang berinterfungsi satu sama lain. Dalam sebuah sistem, komponen yang satu akan menjadi masukan bagi komponen-komponen yang lain dalam mencapai tujuan. Tujuan itu jelas akan selaras dengan indikator atau pencapaian yang diharapkan, sehingga mencapai kompetensi dasar (KD).

Guru kreatif akan dapat menangkap peluang itu, dan membuatnya menjadi guru produktif. Selalu saja ada ide-ide segar yang membuatnya menemukan sistem pembelajaran dengan berbagai model. Bahkan, dia mampu membuat media pembelajarannya sendiri untuk membantu para peserta didiknya menerima materi pelajaran dengan baik. Tak salah, bila guru seperti itu menjadi guru yang kaya. Guru yang tak pernah kehabisan ide kreatifnya, dan membuatnya menjadi semakin produktif dalam menjadi guru di era baru. Guru di era web 2.0.

Guru di era baru adalah guru yang mampu melihat perubahan yang terus terjadi. Dia menempatkan siswa sebagai komponen penting dalam sitem pembelajaran di sekolah, karena siswa merupakan subyek dari proses dan aktivitas pembelajaran. Pembelajaran harus menjadi sebuah aktivitas yang berfokus pada siswa, dan bukan pada guru. Guru tak boleh terlalu dominan di kelas, sebab fungsi guru sebagai fasilitator, dan motivator.

Setiap siswa merupakan individu yang unik dengan potensi kemampuan yang berbeda-beda. Howard Gardner-psikolog dan ilmuwan dari Harvard University mengemukakan sebuah dimensi baru tentang kecerdasan manusia. Kecerdasan itu adalah matematis-Logis, kecerdasan visual-spasial, kecerdasan kinestetis, kecerdasan musikal ritmis, kecerdasan verbal-linguistik, kecerdasan interpersonal, kecerdasan intrapersonal, dan kecerdasan naturalistik.

Guru kreatif akan mampu menemukan kecerdasan setiap peserta didiknya. Diapun menjadi produktif karena apa yang ditemukannya menjadi bahan pembelajaran yang menarik. Kalau sudah begitu, edupreneurship atau pendidikan kewirausahaan tinggal disisipkan saja sebagai bumbu yang membuat peserta didik akhirnya mampu mandiri dan bermental pengusaha. Mental pengusaha akan membuatnya tak akan pernah menyerah dalam kondisi apapun. Berani berdiri tegar di tengah badai.

Sudahkah kita sebagai guru merubah mind set mereka dari bermental pegawai menjadi bermental pengusaha? Bila jawabannya sudah, maka sekolah tak akan melahirkan lulusan yang menjadi pengangguran terdidik. Buat apa sekolah kalau para guru tidak mampu melahirkan peserta didik yang bermental enterpreneurship?. Oleh karenanya para guru harus memiliki ilmu edupreneurship yang membuatnya terlatih menjadi guru yang kreatif, dan produktif.

Kreatif bukan ilmu yang bisa dipelajari tapi sesuatu yang bisa dilatih dengan mulai dari yang sederhana. Bagi peserta didik, peran pengajar atau pendidik mempunyai andil yang besar untuk keberhasilan masa depan siswanya. Semoga banyak Guru di Indonesia makin kreatif, dan para edukator kita mempunyai“entrepreneurship mind set” untuk anak didiknya, Insya Allah … amin.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Catatan Harian Seorang Guru: Hadiah Terindah di Hari Ultah

REP | 28 October 2011 | 09:10 104 17 1 dari 1 Kompasianer menilai inspiratif

13197670022121531844

Omjay dan Buku Menulislah Setiap hari

Hari ini genap 41 tahun usia saya. Kata orang usia 41 tahun adalah usia produktif dalam mencapai kesuksesan. Bahkan sudah banyak orang mencapai suksesnya sebelum usia itu.  Saya pun salut dengan mereka yang menjadi kaya di usia muda. Kuncinya adalah Imajinasi dan kreativitas, bila engkau ingin kaya di usia muda.

Menjadi kaya raya memang bukan menjadi target hidup saya. Justru target hidup saya adalah dapat bermanfaat untuk orang banyak. Sebab hidup ini singkat. Kita harus memanfaatkan hidup ini untuk berbagi kepada sesama.

Di hari sumpah pemuda ini, saya merenung di ruang kerja saya. Berusaha menyepi dari suasana gemuruhnya upacara yang ada di SDNP IKIP Jakarta atau kerennya SDN RSBI 12 Rawamangun Jaktim. Saya terusik untuk mengambil gambarnya, dan saya sajikan untuk anda para pembaca.

1319767233733874378

Upacara dan Perayaan Sumpah Pemuda di SDN RSBI 12 rawamangun

13197674171053027731

Upacara dan Perayaan Sumpah Pemuda di SDN RSBI 12 rawamangun

Memang enak berulang tahun di hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia ini. Rasanya hampir setiap tahun saya tak perlu keluar biaya untuk merayakannya. Kalau pun harus keluar biaya mentraktir teman-teman makan, ada saja orang yang baik hati membayarkannya. Itulah senangnya berulang tahun di hari sumpah pemuda. Kitapun berikrar: satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa kita.

Apalagi hari ini adalah hari dimana saya akan melaunching buku terbaru saya dari hasil ngeblog. Sungguh sebuah kado atau hadiah terindah di hari ultah. Saya hanya mengundang handai taulan yang dekat saja. Sambil menikmati nasi kuning Mak Ninik yang lezat itu. Hidangan ala oleh-oleh bekasipun digelar di atas meja. Ada biji ketapang dan akar kelapa. Ada juga geplak, kue cucur, kembang goyang, dan combro yang siap dinikmati. Pokoknya sederhana sekali tapi kaya dengan gizi, sekaligus mempromosikan makanan khas bekasi.

13197676531973340567

http://oleholehbekasi.com

Hadiah terindah di hari ultah tak harus melulu dengan harta benda. Cukuplah dengan sebuah buku, karena dengan menerbitkan sebuah buku ada pesan yang disampaikan oleh penulisnya sebelum mati. Bisa jadi umur kita tak panjang di dunia ini. Kontrak kita dengan Allah hanya sebentar saja untuk hidup di dunia fana ini. Tetapi, dengan menulis buku nama sang penulis akan tetap terkenang, dan abadi sepanjang masa. Mari kita belajar dari almarhum buya Hamka.

1319626053841636223

salam Blogger Persahabatan

Omjay’

http://wijayalabs.com


Beberapa Tips Agar Naskah Bukumu Diterima Penerbit

REP | 04 November 2011 | 06:45
293 33 3 dari 4 Kompasianer menilai bermanfaat

Pagi ini saya mendapatkan pesan dari salah seorang kompasianer dalam inbox saya di kompasiana. Beliau meminta saran dan beberapa tips agar naskah bukunya diterima oleh penerbit. Berikut ini isi pesannya:
=======================================================================
Bagi Tips and Nasehatnya mas

Assalamualaikum Mas Wijaya, semoga selalu dalam limpahan rahmat dan keberkahan Yang Kuasa Bunda.

Mas Wijaya, to the point aja nech, gak pake basa-basi,hehehe (maafkan adek ingusan keterlaluan mas.. ).

Mas, Aku mau nanya nech soal nerbitin buku. Aku sekarang lagi menyempurnain dua naskah bukuku dengan tema: sejarah+wisata dan agama. Semoga ntar lagi kelar, dan ini pertama kalinya buat aku. Aku menganggap mas wijaya orang cukup senior dan berpengalaman dalam bidang yang satu ini, maka dari itu aku minta masukan mas atau kiat-kiat (atau tips) biar naskah diterbitkan.

Bagaimana mengajukan naskah ke penerbit? Yang kita serahin sipnosis or print out naskah? Kalau bunda punya penerbit yang sinkron dengan tema buku, mohon di-sharing-Mas…terimakasih. ditunggu masukan dan nasehat penerbitannya mas wijaya.

=========================================================================

Saya tertegun sejenak membaca pesan di inbox itu. Saya pun langsung membuat postingan ini agar dapat dibaca oleh semua kompasianer yang barangkali mengalami hal yang sama ketika ingin menerbitkan bukunya. Oleh karena itu, saya ingin menceritakan pengalaman saya dalam menerbitkan buku, dan beberapa tips agar naskah buku yang kita susun diterima oleh penerbit buku.

Beberapa tips agar naskah bukumu diterima penerbit adalah:


  1. Untuk siapa buku itu diterbitkan

  2. Ungkapkan keunikan dalam buku yang anda tulis

  3. Yakinkan penerbit kalau bukumu memiliki nilai jual yang tinggi

  4. Original, dan kredibel

  5. Ajak orang lain membaca karya tulismu

Kelima tips di atas itulah yang saya lakukan dalam menerbitkan buku-buku saya yang alhamdulillah diterima oleh pasar atau pembaca. Sampai saat ini, buku-buku saya terus beredar luas ke seluruh nusantara. Padahal kalau mau jujur, saya pun pernah mengalami penolakan.

Ditolak penerbit itu biasa, karena mereka belum tahu nilai jual buku yang kita tuliskan. Sementara penulis, tidak pernah memikirkan nilai jual, tetapi lebih menekankan manfaat untuk apa saya menulis. Sehingga seringkali antara penerbit dan penulis tidak nyambung. Itulah mengapa buku yang kita susun seringkali ditolak penerbit.

Saya akan menjelaskan satu persatu tips yang saya tuliskan di atas sebagai berikut:

Pertama, Untuk siapa buku itu diterbitkan

Ketika kita menuliskan dan menyusun sebuah buku, pertanyaan yang paling mendasar adalah untuk siapa buku itu diterbitkan? Itulah yang paling awal dirasakan oleh seorang penulis. Ketika kita sudah memantapkan diri bahwa buku yang kita tuliskan untuk siapa saja, maka buku itu lebih cocok dalam bahasa yang populer. Tetapi bila buku itu diperuntukkan untuk dunia pendidikan misalnya, maka bahasa yang digunakan haruslah banyak menyinggung soal-soal pendidikan. Untuk siapa buku itu diterbitkan adalah langkah awal kita melangkah menuju ke tahapan berikutnya.
Kedua, Ungkapkan keunikan dalam buku yang anda tulis

Ungkapkan kepada penerbit keunikan dari naskah buku anda. Tentu kita harus mengirimkan naskah print out dan sinopsisnya. Ketika penerbit melihat ada keunikan khusus yang dimiliki oleh anda, dan anda mampu menuliskan dengan baik keunikan itu, maka akan ada respon positif dari penerbit. Namun demikian, tidak semua hal yang unik itu langsung diterima oleh penerbit. Tergantung dari kaca mata mana pengelola penerbitan melihatnya. Seringkali kita beranggapan, bahwa naskah buku kita memiliki keunikan dan berbeda dari buku kebanyakan, tetapi di mata penerbit justru dianggap sama dan tidak memiliki keunikan. Di situlah kesabaran kita sebagai seorang penulis diuji.


Ketiga, Yakinkan penerbit kalau bukumu memiliki nilai jual yang tinggi

Bila anda sanggup meyakinkan penerbit bahwa naskah buku anda memiliki nilai jual yang tinggi, maka mereka tentu akan menerima naskah buku anda. Segala sesuatu itu dimulai dari sebuah keyakinan. Sebagai seorang penulis, kita harus yakin bahwa buku kita akan mencerahkan orang lain. Oleh karena itu seorang penulis harus memiliki percaya diri yang prima. Artinya, bila naskah bukunya ditolak, jangan mudah putus asa. Ditolak penerbit segera perbaiki, dan cari penerbit lainnya. Itulah yang saya lakukan dalam menerbitkan buku-buku saya ke khalayak ramai. Semua itu tanpa biaya, dan penulis buku tak perlu keluar biaya untuk itu.
Keempat, Original, dan kredibel

Bila bukumu original, dan kredibel, maka penerbit akan memberikan apresiasi yang tinggi. Bukan hanya penerbit, kita pun juga pasti akan melakukan hal yang sama. Keaslian naskah, dan tingkat kepercayaan penulis buku akan teruji dari hasil karyanya. Jangan pernah copy paste! Bila itu terjadi, langsung hancur reputasimu sebagai seorang penulis. Biar bagaimanapun, keaslian naskah, dan kepercayaan pembaca kepada penulisnya harus kita pegang agar buku kita diterima oleh khalayak ramai.
Kelima, Ajak orang lain membaca karya tulismu

Kebanyakan dari kita para penulis adalah rasa ketakutan kalau karya tulis kita diambil oleh orang lain. Padahal nyantai aja lagi! Kita bisa share tulisan-tulisan kita melalui blog, dan biarkan orang lain mengomentari tulisan kita. Bila bukumu sesuatu yang sangat spesial, maka ajak orang spesial juga yang pertama kali membaca naskah bukumu. Minta mereka memberikan pendapatnya, dan dari mereka akan didapatkan masukan tentang plus minus karya tulismu itu. Ajak orang lain membaca karya tulismu sebelum kamu ajukan ke penerbit.

Demikianlah sedikit tips yang semoga bermanfaat untuk pembaca yang ingin menerbitkan buku. Saya yakin tak semua tips di atas dialami oleh para penulis buku. Tapi saya sangat yakin, ada salah satunya yang dialami para penulis buku dalam menerbitkan buku-bukunya. Intinya adalah teruslah “menulis setiap hari, dan buktikan apa yang terjadi”. Promosi buku ni yeeeeee………hehehehehe.

13203040512106805083

Pemesanan buku hubungi Wiranto di hp. 081398916712 atau Yosep di hp 089653363433 di penerbit Indeks.


Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Berbagi Ilmu Penerapan Pendidikan Karakter di Cisarua Bogor

REP | 07 November 2011 | 08:42 51 11 1 dari 1 Kompasianer menilai inspiratif

1320630121317204362

Omjay di Penerapan Pendidikan Karakter, Cisarua Bogor

Selasa-Kamis, 1 s.d.3 Nopember 2011 saya dan teman-teman dari trainer kita ditugaskan oleh Drs. Abdul Rasyid, M.Si, Kasudin Dikdas Jakarta Timur untuk mentraining 125 orang guru SD dan SMP di Resort Lokawiratama, Jl. Hankam Cipari, Cisarua Bogor.

Tema kegiatan ini adalah “membangun karakter guru untuk menciptakan pendidikan berkarakter”.

Omjay ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Omjay ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Tujuan kegiatan ini adalah menjadikan guru selalu bersemangat mendidik dan mengajar siswa, serta guru lebih disukai dan dihormati siswa. Dari kegiatan ini guru juga diharapkan bertanggung jawab dan amanah serta mampu menumbuhkan kerjasama.

Para Peserta Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Para Peserta Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Selain saya, ada nara sumber lainnya yang ditugaskan dalam kegiatan ini. Ada pak Dedi Dwitagama, ibu Sulistiyani, dan ibu Resminingsih. Mereka adalah para trainer nasional yang sudah memiliki jam terbang yang tinggi dalam bidang pendidikan.

Pak Dedi Dwitagama Ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Pak Dedi Dwitagama Ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Materi karakter bangsa yang saya bawakan adalah religius, jujur, tanggung jawab,toleransi, gemar membaca, dan rasa ingin tahu dalam dunia pendidikan.

Para Peserta Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Para Peserta Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Pentingnya membangun karakter guru juga disampaikan oleh pak Rismawan yang menjabat sebagai korwas SMP sudin dikdas jaktim. Namun beliau dalam menyampaikan materinya lebih kepada pemanfaatan ICT dalam pembelajaran, karena beliau adalah juga trainer pesona matematika.

Pak Rismawan Ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Pak Rismawan Ketika Memberikan Materi Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran

Ada materi lainnya yang dibawakan oleh para trainer, yaitu: disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, bersahabat, komunikatif, cinta damai, dan lain-lain.

Ibu Resminingsih Ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Ibu Resminingsih Ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Pendidikan karakter harus masuk dalam sekolah sekolah kita. Dengan demikian ada proses membangun karakter siswa dan guru untuk menciptakan pendidikan berkarakter. Mohon doanya bisa berbagi ilmu penerapan pendidikan karakter kepada teman-teman guru.

Sampai nanti di pelatihan trainer kita berikutnya.

Ibu Sulistiyani Ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Ibu Sulistiyani Ketika Memberikan Materi Penerapan Pendidikan Karakter Bangsa

Salam blogger persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Catatan Harian Seorang Guru: Bisakah dalam Setahun Menerbitkan 2 Buah Buku?


Semoga di saat anda membaca tulisan ini, kawan semua dalam keadaan sehat. Semoga pula rezeki dari Ilahi Robbi terus mengalir kepada anda dan keluarga. Dengan begitu anda bisa berbagi kepada sesama. Ingatlah dalam rezeki anda ada hak fakir miskin yang harus anda tunaikan.

Namun, ada terkadang yang sering anda lupakan dari rezeki itu. Belilah buku terbaru. Dengan begitu akan bertambah ilmu dan wawasan berpikir anda. Lihat cara mereka membuat buku. Pelajari kata pengantar yang dibuatnya, dan anda akan merasakan aura kegigihan penulisnya dalam membuat buku. Anda akan takjub atau kagum kepada mereka yang mampu membuat buku 2 kali dalam setahun. Bahkan ada diantara mereka yang menerbitkan lebih dari 2 buah buku dalam setahun. saya pun teringat dengan pesan motivasi yng saya dapatkan di SMK Setia Negara Depok. SELALU ADA JALAN UNTUK ORANG-ORANG YANG MAU BERUSAHA MAKSIMAL.

1320303574161059834
Sebuah Pesan Motivasi untuk Menulis Buku

Mengapa mereka sanggup untuk melakukannya? Rahasianya adalah fokus, komitmen, dan konsisten dalam menulis. Itulah yang saya lakukan SENDIRI setelah saya mengenal dunia blog dan pernak-perniknya. Hampir setiap hari saya menulis, dan sayapun menemukan keajaiban blog yang mencatat jejak rekam menulis saya.

Tahun ini saya akan menerbitkan 2 buah buku dari hasil ngeblog. Buku pertama sudah saya launching secara sederhana di hari ulang tahun saya bersama keluarga tercinta. Judulnya, “menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi”.

13203040512106805083
Buku Terbaru Omjay, dan sudah tersedia di Toko Buku Gramedia

Dunia ini mungkin sudah terbalik. Saya yang ulang tahun, justru saya yang ditraktir. Saya diajak dan ditraktir makan siang di hari ultah saya oleh pak Dedi Dwitagama. Kami makan bakmi golek dan minum es buah di Rawamangun. Senang sekali melaunching buku di hari sumpah pemuda. Hari yang sangat bersejarah bagi bangsa ini, dan juga hidup saya secara pribadi.

13199581821792393101
Buku-buku Omjay

Buku kedua, Insya Allah akan saya launcing di saat hari GURU, 25 November 2011. Judulnya, menjadi guru tangguh berhati cahaya. Sebuah buku yang saya peruntukkan untuk para guru yang ikhlas mengabdikan dirinya untuk kemajuan dunia pendidikan. Mohon doanya, rencana ini berjalan lancar.

Orang betawi bilang, “biar tekor asal kesohor”. Banyak orang yang melaunching bukunya dengan acara yang meriah, dengan makanan dan minuman yang lezat. Danapun keluar dari isi kantong sang penulisnya.

Buat mereka para penulis yang berkecukupan, mungkin tak masalah. Tetapi bagi penulis yang belum ngetop tentu ini menjadi masalah. Sebab launchingnya dilaksanakan dengan cara-cara sederhana saja. Tak meriah tapi menggoda. Sangat berkesan di hati para pembaca setianya.

Baginya, lebih baik memberikan buku gratis, daripada makan gratis. Sebab buku gratis akan membuat sang penerima bergembira. Namun ada orang yang sangat menghargai kreativitas. Ketika buku gratis diberikan, dia justru berkata, “berapa saya harus membayar kreativitas menulis anda?” Sebab mereka sangat paham bahwa menulis buku adalah pekerjaan seni dalam mengolah hati.

Orang-orang yang seperti itu mungkin masih langka. Sebab baginya tangan di atas lebih mulia daripada tangan di bawah, sehingga keinginan untuk membeli buku baru begitu tinggi. Saya temui mereka di hari ulang tahun saya. mereka justru mentraktir saya, dan mengucapkan terima kasih karena buku saya telah menginspirasi mereka.

13203047771575256534
Omjay, Pak dedi, dan Pak Dahli yang dinarsisi pak Indra

Bisakah dalam setahun menerbitkan 2 buah buku? Jawabnya sangat bisa. Anda bisa melakukannya di saat bangun tidur atau sebelum tidur. Itulah cara-cara terbaik yang bisa anda lakukan. Silahkan anda memilih yang mana. Bisa juga seperti saya. Menulis di saat selesai mengajar anak bangsa. Menulis di saat proses pendidikan baru saja usai. Memanfaatkan waktu luang dengan menulis. Mencoba melawan kemalasan diri yang seringkali dimanjakan oleh alam bawah sadar kita. Hanya ada satu kata untuk melawan kemalasan dalam menulis. LAWAN!

13203049701171664984
Yuk Lawan Kemalasan Diri!

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com


Catatan Harian Seorang Guru: Mengapa Anak SMP Lebih Senang Bermain Games?

HL | 16 October 2011 | 05:55 356 13 2 dari 2 Kompasianer menilai inspiratif

1318719017616435373

Mengapa Anak SMP Lebih Senang Bermain Games?

Setiap kali pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan berlangsung, anak-anak di SMP Labschool Jakarta selalu minta waktu untuk bermain games. Alasannya singkat, “rileks sebentar pak!”. Lalu kemudian mereka dengan asyiknya bermain games di komputer. Mulai dari cara memasak makanan,  tembak-tembakan, sampai balap-balapan. Pokoknya mereka enjoy banget dengan beraneka ragam games yang mereka install sendiri. Kayaknya kalau ada gunung meletus, mereka nggak bakal denger tuch!. Hehehe.

Selidik punya selidik, dan saya tanyakan langsung kepada anak-anak SMP. Kenapa mereka senang bermain games?, jawabannya karena games itu menarik mereka untuk berperan aktif di dalamnya. Mereka menjadi pelaku utama dan penentu kemenangan. Tak ada yang sanggup menghalangi mereka karena niat yang begitu kuat untuk mendapat score yang tinggi. Games telah membuat pembelajaran yang mengundang. Mengundang mereka dengan suasana asyik dan menyenangkan. Tak peduli banyaknya tugas sekolah yang datang setelah ini, yang penting mereka enjoy dan rileks dulu. Intinya, games telah menyihir mereka untuk menjadi seorang pemenang.

Nampaknya para pendidik dituntut untuk membuat media pembelajaran seperti games, yang dapat membuat anak, belajar sambil bermain, dan bermain sambil belajar. Para guru harus mampu menjadi pemandu agar games yang dimainkan anak-anak tidak membuat mereka kecanduan sehingga terlupa untuk belajar. Plus dan minus pengunaan games jelas harus diketahui guru, dengan begitu tugas kita sebagai guru dalam mendidik anak akan menjadi lebih baik.

Berikut ini beberapa komentar anak SMP yang mereka tuliskan dalam blog pribadi saya.

  1. Adityo Wicaksono

    yah bapak… namanya juga masih SMP

    sedang masa asyik2-nya main game..

  2. karena susah buat main kalo di rumah pak..
    pasti sama orang tua disuruh belajar..

    tapi walau kita senang main waktu pelajaran TIK, setelah main juga kita mengerjakan tugas dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan pak…

  3. ya iyalah pak, main games kan seruu..hehehe soalnya kalo dirumah gamesnya cuma dikit pak..hehehe

  4. gini pak, sebaiknya kita kita di kasih setengah jam main game dulu, baru belajar, kalo nggak pas di kasih pelajaran banyak yang main game loh pak..
    oya, tambahin game lagi pak…
    tapi yang kaya jojo’s fashion show gitu pak
    heheheh

  5. Antokboz

    mungkin karena di rumah gak pernah maen game??
    hehehe…
    soalnya di sekolah pasti adanya minigame2 gitu ?(kalo menurut saya gamer sejati kurang tertarik)
    tapi saya juga pernah ngalamin masa2 kayak gitu ??
    menyenangkan walau sesaat…

  6. wah setuju banget tuh pak! secara ya kalo belajar pake games games gitu kan kitanya jadi lebih semangat gara gara menarik gitu pak!
    Nah terus ya pakgames nya tuh ditambahin yang seru seru gitu, kayak cooking academy ato ga jojo’s fashion show. kan kita juga jadi bisa ngelatih kesabaran tuh pak pas main cooking academy! ehehehe :D

  7. Rarasraras

    aduh pak, games itu hiburan buat kita. kan biar kita ceria terus pak, udah gt biar ngga bete mulu. hemm abis itu kalo misalnya lagi ngga ada materi pas belajar TIK kan kita bisa maen pak, lah kalo ngga ada games kita mo ngapain coba? makanya banyakin games lagi pak he :D

  8. ya sekalian maen dulu pak sambil nunggu di absen sama di kasih tugas habis maen tugasnya juga dikerjain pasti

  9. Vienna

    games kan buat merefresh otak pak! coba ga ada game.. otak bisa overload terus ngeror deh.. udah main aja bisa error gimana kalo enggak?
    jadi pelajaran TIK digunakan semaksimal mungkin untuk digunakan sbagai jeda dr plajaran.. ya tapi asal mainnya nggak ganggu pelajarannya juga..

  10. hahahahahahah! ya jelas aja lah pak, namanya juga manusia, butuh refreshing. kan game sedikit banyak melatih koordinasi antara penglihatan, otak kanan, dan tangan. gak melulu jelek kok pak….

  11. Yusakmunawar

    mungkin karena main game itu tidak ada evaluasinya jadinya mereka lebih enjoy melakukannya, coba kalo main game ada ulangannya mereka akan terbebani dengan score yang mereka dapat….

Itulah beberapa komentar dari anak SMP dalam blog pribadi saya. Semoga para guru menemukan inovasi baru, dan mampu menjadi pemandu dalama perkembangan TIK atau ICT yang terus berkembang pesat. Termasuk games yang terus menerus diproduksi dengan berbagai mainan menarik yang memikat hati.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com