Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryFeb 27, '08 4:58 AM
for everyone
Ada hadits qudsi (hadits yang turun teksnya dari Nabi namun isi dari
Allah), yang berbunyi "Man yazdad ilman wa lam yazdad hudan, falaisa
minni illa bu'da" yang artinya: "Barang siapa yang bertambah ilmu
namun tidak bertambah hidayah, tiada lain dariKu kecuali semakin
jauh"

Hadits ini menarik untuk kita kaji, karena kita selaku penuntut
ilmu, sudah pasti terkena dengan kata-kata "barang siapa yang
bertambah ilmu", karena status kita disini adalah pencari ilmu,
secara otomatis, ilmu kita akan bertambah. Hamparan ilmu pengetahuan
begitu luas, sehingga banyak berdiri sekolah, dari mulai sekolah
dasar, menengah, atas hingga perguruan tinggi, ini bertanda ilmu
pengetahuan sangat luas, sehingga penjenjangan pendidikan harus
dilakukan.

Kita sekarang di strata dua, it's mean, sudah 6 tahun di SD, 3 tahun
di SMP, 3 tahun di SMA + antara 3 – 6 tahun di perguruan tinggi.
Kalo kita sederhanakan, udah 15 tahun atau lebih dikit, kita
sekolah, ditambah 1 semester di TP, berarti kita udah lebih pinter
dibanding orang-orang yang ga sekolah (mungkin loh!).

"Susah amat, Pertanyaannya apa sih!"

The Big Question is…. Kita makin deket ama Allah, atau kita makin
jauh?. Kalo kita makin deket?, berarti kita sudah berada di jalur
yang bener. Ilmu yang kita dapat, telah menunjukkan kita, telah
membuka mata kita, telah melunakkan hati kita, bahwa kita hambaNya,
tidak ada kewajiban kepadaNya, selain menyembah.

"Kalo biasa-biasa aja? Waktu masih bego, sholatnya yang wajib doang,
waktu udah pinter juga masih yang wajib doang, ga ada perbedaan, ga
ada penambahan kualitas dan kuantitas ibadahnya". Kalo yang ini,
kena hadits Nabi yang lainnya, "Barang siapa hari ini lebih baik
dari hari kemarin, maka dia orang yang beruntung, barang siapa hari
ini sama dengan yang kemarin, maka dia orang yang merugi, barang
siapa hari ini lebih buruk dari kemarin, maka dia orang yang celaka"

Tidak berubahnya kualitas keimanan dan ibadah kita, dikarenakan
kurangnya pengetahuan dan kurang keinginan untuk meningkatkan
kedekatan kita kepada Allah, maka statusquonya ibadah dan iman kita,
menunjukkan tanda-tanda siaga 2.

"Kalo makin males?". Petir yang membakar tubuh anda sekarang, lebih
baik dari seluruh alam ini. Dan ….. kondisi ini adalah SIAGA SATU.
Waspadalah, waspadalah!

Add a Comment